#ekspor#impor#ekbis#bps

Ekspor Lampung Turun 27,03 Persen

( kata)
Ekspor Lampung Turun 27,03 Persen
Konferensi pers capaian ekspor-impor Provinsi Lampung yang digelar BPS Lampung. Lampost.co/Atika Oktaria

Bandar Lampung (Lampost.co): Nilai ekspor Provinsi Lampung pada Januari 2020 mencapai 206,31 juta dolar Amerika Serikat (AS), mengalami penurunan sebesar 76,43 juta dolar AS atau turun 27,03 persen dibanding ekspor Desember 2019 yang tercatat 282,74 juta dolar AS.

"Nilai ekspor Januari 2020 ini jika dibandingkan dengan nilai ekspor Januari 2019 yang tercatat 265,42 juta dolar AS juga mengalami penurunan sebesar 59,11 juta dolar AS atau turun 22,27 persen," kata Kepala BPS Provinsi Lampung Faizal Anwar di kantor BPS Lampung, Senin, 2 Maret 2020.

Dia mengatakan sepuluh golongan barang utama ekspor Provinsi Lampung pada Januari 2020 adalah lemak, minyak hewan, dan nabati. Kemudian kopi, teh, dan rempah?rempah, bubur kayu, batu bara, karet dan barang dari karet, olahan dari buah?buahan atau sayuran, ampas atau sisa industri makanan, ikan dan udang, daging dan ikan olahan serta gula dan kembang gula.

Dia menjelaskan penurunan ekspor Januari 2020 terhadap Desember 2019 terjadi pada tujuh golongan barang utama yaitu ampas/sisa industri makanan turun 44,97 persen; batu bara turun 44,62 persen; daging dan ikan olahan turun 41,50 persen; gula dan kembang gula turun 40,46 persen; lemak dan minyak hewan dan nabati turun 40,41 persen; olahan dari buah?buahan atau sayuran turun 23,59 persen, dan kopi, teh, dan rempah?rempah turun 15,22 persen.

Adapun golongan barang utama yang mengalami peningkatan adalah bubur kayu dan pulp naik 142,08 persen; karet dan barang dari karet naik 80,86 persen; dan ikan serta udang naik 3,66 persen.

Negara utama tujuan ekspor Provinsi Lampung pada Januari 2020 adalah India yang mencapai 29,23 juta dolar AS, Tiongkok 23,87 juta dolar AS, Amerika Serikat 22,01 juta dolar AS, Italia 15,70 juta dolar AS, Pakistan 14,58 juta dolar AS, Belanda 12,72 juta dolar AS, Taiwan 11,08 juta dolar AS, Filipina 10,23 juta dolar AS, Korea Selatan 9,88 juta dolar AS, dan Malaysia 7,30 juta dolar AS.

Ia mengatakan peranan kesepuluh negara tersebut mencapai mencapai 75,92 persen. "Sepuluh negara tersebut merupakan negara terbanyak yang melakukan ekspor dari Provinsi Lampung," ujar dia.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar