#eksmenag#KPK#ott

Eks Menag Dicecar Soal Pengelolaan Haji dan Gratifikasi

( kata)
Eks Menag Dicecar Soal Pengelolaan Haji dan Gratifikasi
Juru bicara KPK Febri Diansyah.

Jakarta (Lampost.co) -- Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami sejumlah hal pada mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Lukman diperiksa terkait penyelidikan kasus baru.

"Terkait dengan pengelolaan haji di Kementerian Agama dan juga dugaan penerima gratifikasi. Nanti kita lihat lebih lanjut ya," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat, 15 November 2019.

Febri enggan membeberkan dugaan gratifikasi yang dimaksud. Penyidik KPK masih memintai keterangan Lukman.

"Tidak mungkin saya jelaskan sekarang gratifikasinya terkait apa. Ini masih terus kami klarifikasi, ada beberapa orang juga yang perlu kami mintakan keterangan," ujar Febri.

 Penyidik memeriksa Lukman, hari ini, Jumat, 15 November 2019. Ini merupakan pemeriksaan kedua Lukman.

Sebelumnya, KPK membuka penyelidikan kasus baru di Kementerian Agama. Febri mengatakan kasus ini tak berkaitan dengan perkara jual beli jabatan di Kemenag yang menjerat mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Romi).

Febri enggan menjawab saat disinggung penyelidikan baru itu terkait penerimaan gratifikasi. Mengingat, dalam persidangan praperadilan Romi, tim hukum KPK mengungkap pemberian uang Rp10 juta buat Lukman dari Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur, Haris Hasanuddin.

 

Setiaji Bintang Pamungkas

Berita Terkait

Komentar