indonesiaresesiekonomi

Ekonomi Indonesia Mengalami Kenaikan

( kata)
Ekonomi Indonesia Mengalami Kenaikan
Foto. Dok


BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Kasus Covid-19 di Indonesia terus mengalami kenaikan dan memberi resesi bagi perekonomian Nasional. Meski begitu kondisi pertumbuhan ekonomi tetap terjadi hingga kuartal III.

Hal itu diungkapkan oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartato dalam Talkshow Virtual Satgas Covid-19, Senin, 9 November 2020. Ia mengatakan pertumbuhan ekonomi di kuarta 3 mencapai 3,49 naik 5,05 persen dari sebelumnya.

"Jika dipertahankan ini bisa membaik pada kuartal 4 dan bisa masuk jalur positif," ungkapnya.

Pertumbuhan ekonomi di 2021 diperkirakan akan naik sebanyak 5 persen. Hal itu dilihat dari pertumbuhan di sektor pertanian yabg selalu positif, perindustrian mulai mengalami kenaikan.

"Program pemerintah untuk pemulihan ekonomi masyarakat juga akan terus dilakukan di 2021 untuk menjaga daya beli baik melalui pra kerja atau pun KUR," kata dia.

Sementara Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan terjadi surplus perdagangan di Indonesia. Neraca perdagangan periode Januari - September surplus 13,5 Milyar US Dolar melebihi 2017 dan capaian tertinggi sejak 2012.

Neraca perdagangan itu naik atas kenaikan di 4 sektor perdagangan antara lain komoditas besi dan baja, lemak dan minyak hewan nabati, kendaraan dan part, mesin dan perlengkapan elektrik, plastik dan barang plastik.

"Pangsa ekspor 34,02 persen eksport mencatat peningkatan kumulatif mencapai 2,7 M US. Peningkatan itu karena ada peningkatan permintaan dari sejumlah negara di asia," ujarnya.

Selain perdagangan produksi pada bidang pertanian pun mengalami kenaikan. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo produksi beras mengalami surplus hingga 6,7 juta ton, yakni sebanyak 31 juta ton.
 
Ia mengatakan ekspor bidang pertanian Januari-agustus mencapai Rp 251 triliun. Permintaan ekspor juga cukup besar dari sejumlah negara.

"Harapannya ada persiapan ketersediaan pangan ke depannya dengan menyiapkan sejumlah lokasi-lokasi pertanian," ujarnya.

Kemudian, Menteri Perekonomian Agus Kumiwang menjelaskan terjadi peningkatan investasi di Indonesia selama pandemi. Kenaikan tersebut mencapai 37 persen dibanding tahun 2019 dan menyerap investasi sebesar Rp 201,9 triliun.

"Ini kunci mencegah phk dan menciptakan lapangan kerja baru di masyarakat," pungkasnya.

Winarko







Berita Terkait



Komentar