#BERITABANDARLAMPUNG#UMKM

Edy Ciptakan Replika Robot dari Stik Es Krim 

( kata)
Edy Ciptakan Replika Robot dari Stik Es Krim 
Edy menunjukkan hasil karyanya yang bernilai ekonomis di kediamannya, Kamis, 4 Maret 2021. (Foto:Lampost.co/Andi Apriadi)


Bandar Lampung (Lampost.co)--Sebagian orang menilai batang stik es krim adalah limbah atau tidak ada manfaatnya. Namun, di tangan Edy (40), limbah-limbah tersebut dapat bernilai ekonomis. Dengan bahan stik es krim, warga Jalan MS Batubara, Kelurahan Kupang Teba, Kecamatan Telukbetung Utara, Bandar Lampung, itu dapat membuat berbagai macam miniatur replika seperti yang ada di tokoh film robot Transformers, Terminator, Predator, dan tokoh robot lainnya.

Edy menceritakan awalnya membuat replika robot sejak 2015. Awalnya, ia membuat miniatur robot dari limbah korek gas. Namun, karena sulitnya mencari limbah korek, ia mencari bahan lain untuk dijadikan replika robot. 

"Kemudian pada 2017 saya mencoba pakai limbah stik es krim untuk buat replika robot. Pertamakali yang saya buat replika robot Transformers," ujarnya di kediamannya, Kamis 4 Maret 2021.

Selain robot transformers, Edy juga membuat berbagai macam miniatur replika robot yang terinspirasi dari tokoh-tokoh film serta berbagai macam miniatur lainnya dengan ukuran yang bervariasi. 

"Bukan hanya robot transformers saja yang buat, tapi ada beberapa robot lainnya serta miniatur mobil truk. Kalau untuk ukuran robot 15 sampai 30 cm," paparnya. 

Tak hanya robot berukuran mini, pria yang sehari-hari berprofesi sebagai pengrajin perak ini juga membuat replika robot transformers berbahan stik es krim berukuran manusia. 

"Karena ukuran robot kecil sudah banyak yang saya buat. Kemudian saya coba buat tingginya sampai 1,5 meter, itu menghabiskan ribuan batang stik es krim dan lama pembuatannya sampai 9 bulan. Sedangkan kalau ukuran 15-30 cm hanya puluhan batang dan proses pembuatan paling dua minggu. Alat yang digunakan yaitu lem kayu, gergaji besi, dan alat penjepit," sambungnya. 

Edy menambahkan harga replika robot yang dijualnya bervariasi, mulai dari puluhan ribu hingga sampai jutaan rupiah atau tergantung dari kesulitannya. Barang-barangnya pun dijual melalui media sosial facebook dan instagram miliknya.

"Kalau ukuran robot 15-30 cm harganya Rp1 jutaan, sedangkan replika mobil truk harganya Rp30 ribu. Untuk saat ini sudah ada beberapa yang beli, pembelinya kebanyakan dari Palembang," pungkasnya.

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar