#juaradunia#wushu

Edgar Marvelo Tahbiskan sebagai Juara Dunia Wushu

( kata)
Edgar Marvelo Tahbiskan sebagai Juara Dunia Wushu
Atlet wushu Indonesia Edgar Xavier Marvelo saat tampil di Asian Games 2018 Jakarta, tahun lalu. Media Indonesia/Rommy Pujianto

JAKARTA (Lampost.co) -- Penampilan apik ditunjukkan atlet wushu Indonesia  Edgar Xavier Marvelo pada ajang Kejuaraan Dunia Wushu XV 2019. Meski tidak diunggulkan, Xavier mampu tampik apik untuk merebut emas.

Prestasi itu mengulang sejarah empat tahun lalu dengan mengalahkan 87 pesaingnya.  Dalam pertandingan di Minhang Stadium Shanghai, Tiongkok, Senin, 21 Oktober 2019, Xavier yang turun di nomor changquan putra meraih emas sekaligus menjadi juara dunia dengan mengantongi poin tertinggi 9.663 poin.

Terakhir, Indonesia mencetak juara dunia putra lewat penampilan Charles Sutanto yang meraih emas qianshu dan jianshu pada Kejuaraan Dunia Wushu 2015 di Jakarta. Saat itu, Lindswell Kwok membuat kejutan dengan merebut gelar juara dunia taijijian dan taijiquan.

Sebelumnya, Ratu Wushu Indonesia ini juga meraih juara dunia nomor taijiquan di Toronto, Kanada, 2009; Kuala Lumpur, Malaysia (2015); dan Kazan, Rusia (2017). Dan, tiga emas lagi pada kejuaraan dunia di Jakarta disumbangkan Juwita Niza Wazni melalui nomor nangun dan nandao putri dan Yusuf Widiyanto di nomor sanda.

"Luar biasa. Xavier yang tampil begitu memukau mampu mengibarkan Merah Putih di ajang Kejuaraan Dunia Wushu 2019. Ini merupakan kebanggaan bagi masyarakat Indonesia mengingat persaingan yang dihadapi cukup ketat. Dan, kami berharap kesuksesan Xavier ini mampu memicu rekan-rekannya untuk bisa meraih prestasi yang sama," ujar Sekjen Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI), Ngatino melalui keterangan resminya, Senin malam, 21 Oktober 2019.

"Kami juga bangga Seraf Naro Siregar meski tidak meraih medali tetapi mampu menempati posisi keempat. Kesuksesan Xavier dan Seraf Naro ini sebagai bukti mereka mengalami kemajuan setelah menjalani trainning camp di Tiongkok dengan dukungan biaya dari Kemenpora," katanya.

"Ya, keberhasilan Xavier tidak terlepas dari jerih payahnya berlatih dengan tekun dan disiplin dan dukungan pemerintah dan pengurus PB WI," kata Manajer Tim Wushu Indonesia, Iwan Kwok.

Selain meraih satu emas, Indonesia juga meraih satu perunggu lewat Harris Horatius yang mengantongi 9.643 poin nomor nangun. Emas direbut Po Wei Lai (Taipei) dengan 9.673 poin dan perak Jun Hua Huang (Macao) dengan 9.670 poin.

Di nomor sanda, Indonesia meloloskan dua atletnya ke perempat final, yakni Yusuf Widiyanto dan Bayu Raka Putra. Di perdelapan final, Yusuf  yang turun di kelas 56 kg putra mengalahkan Miroslov Godza (Cekoslawakia). Sedangkan Bayu Raka Putra yang turun di kelas 60 kg mengalahkan Agustin Gabriel (Argentina).

"Mudah-mudahan Yusuf dan Bayu bisa mengatasi lawannya untuk melangkah ke semifinal," ujarnya.

Media Indonesia

Berita Terkait

Komentar