#korupsi

Dugaan Korupsi di Dinkes Lampura Masih Disidik Kejari Lampura

( kata)
Dugaan Korupsi di Dinkes Lampura Masih Disidik Kejari Lampura
Kantor Kejari Lampung Utara, Kamis, 23 Januari 2020. Lampost.co/Hari Supriyono

Kotabumi (Lampost.co) -- Kejaksaan Negeri Kotabumi, Lampung Utara, masih melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi di Dinas Kesehatan terkait dana operasional puskesmas (DOP), biaya operasional kesehatan (BOK), dan JKN tahun 2017. Sejumlah saksi baik dari sejumlah kepala pukesmas dan pihak Dinas Kesehatan telah dimintai keterangan.

"Untuk mengetahui adanya kerugian negara akan dilakukan audit pihak terkait," kata Kasi Intelijen Kejari Lampung Utara Hafizd selaku humas mewakili Kejari Rusmaty Ambar Sari, Kamis, 23 Januari 2020.

Kasi Intelijen juga menjelaskan Kejari yang baru Rusmaty Ambar Sari menyatakan berkomitmen bertindak tegas dalam penanganan kasus dugaan korupsi yang ada di Lampung Utara. "Saya memerangi dan berkomitmen dalam menangani kusus-kasus dugaan korupsi di Lampung Utara," kata Hafizd menirukan perkataan Kajari.

Sebelumnya, saat serah terima jabatan Kejari Lampung Utara di Kejati Bandar Lampung, Rabu, 22 Januari 2020, massa LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Lampung berunjuk rasa di kantor Kejaksaan setempat. Mereka mempertanyakan penanganan kasus dugaan korupsi di Dinas Kesehatan Lampung Utara yang tidak ada kejelasan.

Ketua GMBI Lampung Ali Muktamal menyatakan selama ini kejaksaan hanya melakukan pemanggilan dan penanganannya tidak kunjung selesai sehingga Kajari Yuliana Sagala dipidahtugaskan. "Kami meminta kajari yang baru agar dapat menyelesaikan penanganan kasus-kasus dugaan korupsi yang ada di Lampung Utara," katanya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar