#gratifikasi#kpu#gakkumdu#pemilu2019

Dugaan Gratifikasi Pemilu di Pesisir Barat Terus Diproses

( kata)
Dugaan Gratifikasi Pemilu di Pesisir Barat Terus Diproses
Ilustrasi. (Foto: Dok/Google Images)


KRUI (Lampost.co)--Ketua KPU Kabupaten Pesisir Barat Yurlisman mengatakan saat ini masih terus dilakukan proses pemeriksaan terhadap panitia pemilihan kecamatan (PPK) yang ada di wilayah Pesisir Barat terkait dugaan gratifikasi caleg DPR RI dari daerah pemilihan 1 wilayah Lampung.

"Belum, belum ada hasilnya. Ini masih kami periksa masing-masing PPK. Entah sampai jam berapa baru selesai," kata Yurlisman saat dihubungi, Senin (7/1/2019).

Ketua Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Pesisir Barat Supardi Rudianto mengatakan terkait dugaan gratifikasi tersebut, jika memang memenuhi unsur-unsur ketentuan Pasal Tindak Pidana Pemilihan Umum pada Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, Gakkumdu harus bergerak.

"Karena Gakkumdu itu terdiri dari Bawaslu, kepolisian, dan kejaksaan yang personelnya sudah dibentuk untuk menangani perkara pemilu," kata Rudi, yang juga anggota DPRD Pesisir Barat itu.

Ia merasa prihatin terhadap persoalan itu, sebab jika memang terbukti, hal itu mencederai proses menuju pemilu. "Sangat prihatin kalau memang terbukti. Bagaimana seperti ini penyelenggaranya saja mau gratifikasi, apalagi pemilih," kata dia.

Kata Rudi, kalaupun saat ini KPU melakukan klarifikasi dengan memanggil PPK-PPK yang ada, merupakan hal yang wajar karena notabene PPK langsung berada di bawah KPU.

Yon Fisoma*







Berita Terkait



Komentar