#Covid-19lampung

Dua Warga Lampung Barat Meninggal Akibat Covid-19

( kata)
Dua Warga Lampung Barat Meninggal Akibat Covid-19
Ilustrasi. Proses pemakaman jenazah Covid-19. Dok. Lampost.co


Liwa (Lampost.co) -- Kasus terkonfirmasi Covid-19 yang meninggal dunia di Kabupaten Lampung Barat bertambah dua kasus pada Jumat, 4 Juni 2021. Total menjadi 31 kasus kematian.

Dua pasien yang baru dilaporkan meninggal akibat Covid-19 berasal dari Kecamatan Balikbukit, dan Way Tenong.

Satgas Penanganan Covid-19 Lambar Bidang Komunikasi Publik, Erna Yanti menjelaskan berdasarkan data pada Jumat, 4 Juni 2021, terdapat tambahan sebanyak sembilan kasus positif Covid-19, dan dua diantaranya meninggal dunia.

"Ke-9 kasus tersebut berasal dari Kecamatan Suoh dan Pagardewa masing-masing tiga kasus, Kecamatan Balikbukit, Kebuntebu dan Way Tenong masing-masing satu kasus," kata dia.

Tiga kasus asal Kecamatan Pagardewa, dua di antaranya adalah hasil tracing dari terkonfirmasi Covid-19 sebelumnya. Sementara satu kasus baru tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar daerah, aktifitas pasien itu hanya ke pasar tetapi menantu salahsatunya adalah pedagang.

Lalu pasien asal Kebuntebu juga hasil tracing. Sementara pasien yang berasal dari Balikbukit dan Waytenong juga hasil tracing tetapi meninggal.

Kemudian tiga pasien dari Kecamatan Suoh, dua diantaranya adalah hasil tracing dan satu kasus baru namun tidak ada riwayat perjalanan tetapi pernah menghadiri acara pernikahan.

"Untuk pasien yang meninggal, baik di Way Tenong maupun di Balikbukit proses pemakamanya telah dilaksanakan sesuai Prokes," ujarnya.

Dengan bertambahnya sembilan kasus ini maka saat ini total terkonfirmasi Covid-19 di Lambar telah mencapai 735 kasus dengan angka kematian sebanyak 31 kasus.

Melihat angka rilis perkembangan terkonfirmasi kasus covid-19 ini maka bisa dipastikan bahwa penularan wabah Covid-19 saat ini masih terus terjadi bahkan meningkat. Sebab itu pihaknya tidak pernah bosan mengingatkan agar masyarakat terus waspada dan patuhi Prokes minimal melaksanakan 5M untuk menangkal penularanya.

Winarko







Berita Terkait



Komentar