#Covid-19#Lampungbarat

Dua Warga Lambar Meninggal Akibat Covid-19

( kata)
Dua Warga Lambar Meninggal Akibat Covid-19
Ketua Bidang Komunikasi Publik Satgas Penanganan Covid-19 Lambar Erna Yanti. Lampost.co/Eliyah


Liwa (Lampost.co) -- Warga Lampung Barat (Lambar) yang terpapar covid-19 bertambah 22 orang. Dua di antaranya meninggal dunia.

Ketua Bidang Komunikasi Publik Satgas Penanganan Covid-19 Lambar, Erna Yanti menyebut, penambahan terjadi selama tiga hari mulai Jumat hingga Minggu (18-20 Juni 2021). Angka tersebut berasal dari tujuh kecamatan.

"Rinciannya, pada Jumat bertambah satu orang dari Balikbukit, kemudian pada Sabtu bertambah 12 kasus, dan hari ini bertambah sembilan kasus," kata Erna, Minggu, 20 Juni 2021. 

Baca: Wakil Ketua MPR Dorong Peningkatan Kepatuhan Pengendalian Covid-19

 

Tambahan kasus berasal dari Kecamatan Airhitam sebanyak dua orang, Kecamatan Sekincau sembilan kasus dan satu di antaranya meninggal. Kemudian Kecamatan Batu Ketulis dan Way Tenong  masing-masing dua kasus. Kecamatan Belalau dan Gedungsurian masing-masing satu kasus, dan Kecamatan Balikbukit lima kasus.

"Untuk kasus yang meninggal berasal dari Kecamatan Gedungsurian dan Sekincau pada 18 Juni lalu," kata dia. 

Atas penambahan tersebut, total warga terkonfirmasi covid-19 di Lambar mencapai 822 kasus dengan jumlah kematian sebanyak 35 kasus. Dari jumlah itu, 47 di antaranya masih menjalani isolasi.

"Sebagian warga yang baru terpapar memiliki riwayat perjalanan ke luar kota tanpa mematuhi prokes. Ada juga yang tidak memiliki riwayat perjalanan tetapi terpapar setelah menghadiri pesta," kata dia.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar