#nasibesek#beritalamsel#keracunan

Dua Warga Kualasekampung Keracunan Nasi Besek Pemberian Orang Tak Dikenal

( kata)
Dua Warga Kualasekampung Keracunan Nasi Besek Pemberian Orang Tak Dikenal
Asminah (51) warga Dusun Sukarandeg, Desa Kualasekampung, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, saat menunjukkan nasi besek yang diterima dari orang tal dikenal. Lampost.co/Armansyah

KALIANDA (Lampost.co) -- Dua warga Dusun Sukarandeg, Desa Kualasekampung, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda, Selasa, 29 Oktober 2019, malam. Mereka diduga mengalami keracunan setelah makan nasi besek dari orang tak dikenal.

Kedua warga itu adalah Sutomo (35) dan Yoga (8) yang merupakan bapak dan anak yang menjadi korban keracunan. Beruntung keduanya dapat ditolong dan kini kembali pulih.

Menurut keterangan Asminah (51) salah satu saksi mata, peristiwa itu bermula ketika dirinya menerima bungkusan nasi besek dari dua orang yang tak dikenal. Dimana, nasi dengan sayur ayam bakar itu berasal dari Eka warga Desa Sukapura yang baru saja usai hajatan. "Ada dua orang laki-laki yang datang kerumah bawa nasi besek. Katanya mereka disuruh nganterin nasi dari rumah Pak Eka habis hajatan. Nasi itu untuk Pak Miswan suami saya dan Pak Sutomo. Tanpa curiga, nasi itu saya kasihkan kerumah Pak Sutomo," kata dia, Rabu, 30 Oktober 2019.

Asminah mengaku dirinya tidak mengenali kedua orang itu yang mengenakan helm, jaket dan masker. Bahkan, ia tidak menaruh curiga lantaran kedua orang itu membawa selembaran kertas yang ada nama Miswan dan Sutomo. "Mereka sengaja membawa nama Suami saya dan Pak Sutomo. Tapi, pas mereka pergi dan di besek nasi enggak ada kartu pengirim. Ya, karena saya enggak curiga, saya kasihkan saja ke Pak Sutomo," kata dia. 

Sementara itu, Sutomo mengatakan nasi besek itu ia makan bersama anaknya, Yoga. Seusai makan, sisa nasi besek itu ia berikan ke ternak ayam dan burung dara. Namun, lima menit kemudian ayam dan burung itu langsung mati mendadak. "Saya kaget lihat ayam dan burung pada mati mendadak. Melihat itu, saya langsung minum air dugan (kelapa muda) dan susu beruang. Namun, sore harinya saya muntah-muntah dan pusing. Sedangkan, anak saya alami diare," ujarnya. 

Berdasarkan keterangan dari pihak rumah sakit, kata Sutomo, ia bersama anaknya mengalami keracunan. Diduga kuat keracunan itu dari nasi besek yang ia makan. "Alhamdulillah, hari ini sudah pulih lagi dan boleh pulang," kata dia.

Terpisah, Kepala Desa Kualasekampung, Budi Warkoyo mengatakan dugaan keracunan itu sudah ditangani langsung oleh Polsek Sragi. Dia berharap peristiwa itu bisa terungkap semua. "Tadi anggota Polsek Sragi sudah turun langsung menemui korban dan saksi. Sejauh belum tahu apakah faktor sengaja atau bukan. Tapi, informasi nasi itu dari Pak Eka tidak ada benarnya. Sebab, tidak ada satupun warga Sukapura hari itu hajatan," kata dia.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar