#Covid-19

Dua Warga Gunung Alip Diperiksa Polisi lantaran Gelar Hajatan Tanpa Prokes

( kata)
Dua Warga Gunung Alip Diperiksa Polisi lantaran Gelar Hajatan Tanpa Prokes
HF selaku sohibul hajat dan AG selaku ketua panitia hajatan di Pekon Banjar, Kecamatan Gunung Alip, Kabupaten Tanggamus diperiksa Polsek Talang Padang. (Dok Humas)


Talang Padang (Lampost.co) -- Dua pria berinisial HF dan AG, warga Pekon Banjar, Kecamatan Gunung Alip, Kabupaten Tanggamus diperiksa Polsek Talang Padang lantaran menggelar hajatan tanpa memperhatikan protokol kesehatan (Prokes).

Kapolsek Talang Padang AKP Sarwani mengatakan, keduanya diperiksa atas dugaan tindak pidana melawan perintah petugas yang sedang melaksanakan tugas berdasarkan Undang-undang, yakni melanggar prokes dalam resepsi khitanan yang terjadi pada Sabtu, 16 Januari 2021.

"Dugaan pelanggaran prokes terjadi sekitar pukul 14.00 WIB di rumah HF di Pekon Banjar Negeri, Gunung Alip atas pelaporan Bhabinkamtibmas," kata AKP Sarwani, Rabu 20 Januari 2021.

Dia menjelaskan, sebelum pelaksanaan resepsi, personel gabungan secara bergantian telah memberikan imbauan agar kegiatan resepsi khitanan tersebut tetap mematuhi prokes guna meminimalisir adanya klaster baru serta untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. 

Imbauan pertama dilakukan Pj. Kepala Pekon beserta aparatur Pekon Banjar Negeri pada Senin, 11 Januari 2021 sekira jam 11.00 WIB.

Kemudian imbauan kedua dilakukan Bhabinkamtibmas dan Babinsa Pekon Banjar Negeri, Bidan Desa Pekon Banjar Negeri, beserta Petugas Puskesmas Gunung Alip, pada Rabu, 13 Januari 2021 sekira jam 10.00 WIB di rumah HF.

Imbauan ketiga dilakukan Kapolsek Talang Padang, Camat Kecamatan Gunung Alip, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa Pekon Banjar Negeri pada Kamis, 14 Januari 2021 sekira jam 15.30 WIB.

Namun pada saat pelaksanaan resepsi khitanan tersebut tamu undangan tidak mematuhi atau menerapkan prokes sesuai imbauan yang telah dijelaskan sebelum kegiatan berlangsung.

"Atas terjadinya dugaan pelanggaran prokes di resepsi khitanan tersebut, Bhabinkamtibmas melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Talang Padang untuk ditindaklanjuti," jelasnya.

Lanjutnya, barang bukti yang diamankan dalam perkara tersebut berupa rekaman video dan foto yang diduga bergambar tempat atau lokasi resepsi khitanan yang diadakan dirumah HF.

Ditambahkan Kapolsek, tindakan kepolisian yang telah dilakukan dalam dugaan perkara tersebut dengan membuat laporan polisi LP/A-15/I/2021/Polda Lampung/Res Tgms/Sek Talang, 16 Januari 2021.Kemudian, juga telah melakukan cek dan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi guna proses penyelidikan lebih lanjut.

"Terhadap keduanya tidak dilakukan penahanan dan sementara dipersangkakan pasal 216 KUHPidana ancamaan penjara paling lama empat bulan dua minggu," pungkasnya. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar