#beritalampung#beritalampungterkini#finalbwf2022#bulutangkis#anthonysinisukaginting#jonathanchristie

Dua Tunggal Putra ke Semifinal Tur Final BWF 2022

( kata)
Dua Tunggal Putra ke Semifinal Tur Final BWF 2022
Anthony Sinisuka Ginting. Antara/Handout/Humas PBSI


Bangkok (Lampost.co) -- Dua tunggal putra Indonesia memastikan tiket ke semifinal Tur Final BWF 2022. Anthony Sinisuka Ginting lolos sebagai juara Grup B ditemani Jonatan Christie di peringkat kedua.

Pada laga pamungkas grup di Nimibutr Arena, Bangkok, Jumat, 9 Desember 2022, Jonatan yang bermain lebih dulu mampu memetik kemenangan kedua dngan mengalahkan Chou Tien Chen (Taiwan).

Jojo, sapaan Jonatan, menang melalui pertarungan sengit rubber game 21-13, 12-21, dan 21-17 dalam durasi 50 menit. Kemenangan itu sempat membuat Jojo dag dig dug karena masih harus menunggu hasil pertandingan Ginting melawan Loh Kean Yew (Singapura).

Ginting yang memulai pertandingan selang satu setengah jam pun mengalahkan Loh Kean Yew dengan dua gim langsung. Unggul mudah di gim pertama 21-13, Ginting menyudahi perlawanan juara dunia 2021 itu pada gim kedua dengan 23-21.

Kemenangan Ginting pun membuat posisi Jojo aman di posisi runner up Grup B dan bersama-sama tembus ke semifinal. "Pasti maunya tadi menang straight game biar bisa memastikan lolos langsung tapi saya tahu tidak mudah lawan seperti Chou Tien Chen yang berpengalaman apalagi dengan kondisi lapangan yang seperti ini," kata Jonatan.

Sepanjang fase grup, Ginting menyapu bersih tiga laga dengan kemenangan, sedangkan Jonatan menang dua kali dan satu kali kalah.

Di ganda putra, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menyerah 21-10, 17-21, dari 19-21 dari pasangan Malaysia Ong Yew Sin/Teo Ee Yi. Meski kalah di laga terakhir Grup A itu, Fajar/Rian sudah memastikan tiket ke semifinal sejak laga kedua.

Fajar/Rian lolos di posisi kedua grup, sedangkan Ong Yew Sin/Teo Ee Yi di urutan pertama. Sementara itu, juara bertahan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Jepang) di grup yang sama tersingkir karena hanya mampu berada di urutan terakhir.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar