#Kejahatan#Pencabulan#PredatorAnak

Dua Tersangka Pencabulan Anak di Pringsewu Ditangkap

( kata)
Dua Tersangka Pencabulan Anak di Pringsewu Ditangkap
Polsek Pardasuka amankan dua pelaku persetubuhan anak di bawah umur. (Dok Polsek Padasuka/Lampost.co)

Pringsewu (Lampost.co) -- Jajaran Polres Pringsewu meringkus H (41), dan Y (37), warga Pekon Rantautijang, Kecamatan Pardasuka, Kabupaten Pringsewu. Keduanya merupakan tersangka kasus pencabulan anak di bawah umur.

"Aparat menangkap para tersangka di rumah masing-masing. Pelaku H diamankan pukul 16:30 WIB, sedangkan Y pada pukul 17:00 WIB," ujar Kapolsek Pardasuka AKP Martono, Sabtu, 15 Februari 2020.

Ia mengatakan penangkapan H dan Y berdasarkan tiga laporan berbeda oleh warga ke Polsek Pardasuka. Pelapor pertama atas nama Aminah dengan korban N dan terlapor Y.

"Kemudian ada lagi laporan atas nama pelapor Aminah dengan korban N dan terlapor H. Lalu laporan selanjutnya atas nama Husein dengan korban WM, dan terlapor Y," ujarnya.

Ia menambahkan jajarannya lalu menindaklanjuti tiga laporan tersebut. Para pelaku diduga telah melakukan persetubuhan dengan korban korban N (14), dan WM (15), keduanya masih pelajar.

Kapolsek Pardasuka AKP Martono menuturkan untuk kasus pelaku Y, dengan korban WM, berstatus anak tiri pelaku, berdasarkan hasil pemeriksaan ternyata pencabulan sudah berkali-kali.

"Pelaku berbuat cabul saat korban masih kelas dua SD dan terakhir pada Januari 2020. Saat aksinya yang terakhir dilakukan di rumah saat istri tersangka tidak di rumah," ungkapnya.

Kemudian pelaku Y, dengan korban N, yang masih keponakan tersangka, telah melakukan dua kali pencabulan yaitu pada Mei, dan November 2019. Perbuatan bejat dilakukan di rumah tersangka.

Untuk melancarkan aksi bejatnya para pelaku punya modus berbeda. tersangka H mengancam N dengan sebilah golok. Sedangkan pelaku Y meniming imingi WM dibelikan sepeda motor.

"Pelaku H mengancam akan menyantet korban jika lapor ke orang lain. Kemudian untuk pelaku Y, dengan korban N, juga memberikan uang antara Rp5 ribu - Rp10 ribu dan ditraktir bakso.'

Selain mengamankan para pelaku, polisi juga menyita barang bukti kejahatan masing masing kasus. Keduanya terancam hukuman 15 tahun penjara ditambah sepertiga ancaman hukuman tersebut.

Abdul Gafur



Berita Terkait



Komentar