Korupsi-Dana-ParpolPKPI

Dua Terdakwa Korupsi Dana Parpol Divonis Berbeda

( kata)
Dua Terdakwa Korupsi Dana Parpol Divonis Berbeda
Majelis hakim membacakan vonis dua terdakwa yakni Darmawan dan BGS Bustomi pada sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Tanjungkarang, Bandar Lampung, Senin, 28 Oktober 2019. (Foto: Ahmad Amril/Lampost.co)

Bandar Lampung (Lampost.co) – Majelis hakim pada Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang, Bandar Lampung memutus dua terdakwa kasus korupsi dana bantuan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Lampung Utara. Kedua terdakwa divonis berbeda.

Ketua Majelis Hakim Syamsudin membacakan vonis terhadap dua terdakwa yakni Darwan dan BGS Bustomi pada sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Tanjungkarang, Bandar Lampung, Senin, 28 Oktober 2019.

Dalam persidangan tersebut, ketua majelis hakim Syamsudin, mengatakan terdakwa Darwan dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi (tipikor) secara bersama-sama dan berkelanjutan.

"Terdakwa Darman dijatuhi pidana penjara selama 2 tahun dan denda Rp50 juta subsider kurungan 2 bulan penjara dan terdakwa MGS Bustomi dijatuhi hukuman penjara selama 1,6 tahun penjara," kata Syamsudin, Senin 28 Oktober 2019.

Terdakwa Darwan diwajibkan membayar uang pengganti (UP) Rp78 juta. Apabila tidak membayar selama satu bulan maka akan dibayar dengan harta benda yang miliki terdakwa. Apabila tidak mencukupi diganti kurungan empat bulan

"Jika hasil penyitaan barang milik terdakwa tidak mencukupi untuk menutupi pengganti ganti rugi dikurung empat bulan penjara," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya putusan majelis hakim ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Budiawan yang sebelumnya menuntut kedua terdakwa dengan kurungan penjara selama 7 tahun.

Abdul Gafur



Berita Terkait



Komentar