viruskoronaberitapesawaran

Dua Tenaga Medis di Pesawaran Terinfeksi Korona

( kata)
Dua Tenaga Medis di Pesawaran Terinfeksi Korona
Ilustrasi. Medcom.id

Pesawaran (Lampost.co) -- Setelah melakukan rapid test kepada 114 tenaga kesehatan di Pesawaran, dua di antaranya dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19 setelah melakukan swab. Pelaksanaan rapid test di salah satu puskesmas di Kecamatan Gedongtataan dilakukan pada 13 Mei 2020 terhadap 114 tenaga kesehatan dan didapatkan 11 orang yang reaktif.

"Setelah dilakukan tracing terhadap yang reaktif didapatkan penambahan 9 orang reaktif yang merupakan anggota keluarga sehingga total hasil rapid test yang reaktif berjumlah 20 orang. Karena semua kondisinya baik dan tidak menunjukkan gejala, mereka berstatus OTG," kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Pesawaran Aila Karyus, Senin, 25 Mei 2020.

Selanjutnya, kata dia, dilakukan pengambilan swab terhadap semua orang yang reaktif dan telah dilakukan isolasi mandiri.

"Pada Minggu, 24 Mei 2020, Dinas Kesehatan Pesawaran mendapatkan informasi dari Dinas Kesehatan Lampung hasil swab pertama terhadap 8 orang, 2 orang dinyatakan positif covid-19 atas nama TKH (58) dan EL (45) yang keduanya tenaga kesehatan. Sedangkan hasil swab yang lainnya belum keluar, pasien selama ini kondisi fisik baik dan tidak bergejala, tidak punya riwayat perjalanan sebelumnya dari daerah terjangkit," ujarnya.

Dia mengimbau seluruh tenaga kesehatan baik di puskesmas, RS, klinik swasta, praktek dokter, praktek bidan, praktek perawat agar selalu menjalankan protokol kesehatan pada waktu memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sebab, bila banyak tenaga kesehatan yang terpapar virus ini dan harus isolasi 14 hari, siapa lagi yang akan melayani kesehatan masyarakat.

"Kepada masyarakat kami juga mengimbau agar jujur dalam memberi keterangan kepada petugas kesehatan pada waktu pemeriksaan kesehatan. Pakailah masker, jaga jarak, sering cuci tangan pakai sabun, tetap di rumah bila tidak ada keperluan mendesak, serta berperilaku hidup bersih dan sehat," katanya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar