#PENCURIAN#BERITABANDARLAMPUNG

Dua Remaja Divonis 8 Bulan Penjara karena Mencuri Burung 

( kata)
Dua Remaja Divonis 8 Bulan Penjara karena Mencuri Burung 
Ilustrasi diunduh Senin, 1 Agustus 2022. (Foto: Istimewa)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dua pemuda bernama Rizki Tino (19) warga Kedamaian, dan Adi Fauzan Ferdiansya (19) warga Tanjungsenang divonis delapan bulan penjara karena mencuri burung kacer pada sidang di PN Kelas IA Tanjungkarang, Senin, 1 Agustus 2022.

Ketua Majelis Hakim Wini Noviarini menyatakan, keduanya terbukti bersalah melanggar Pasal 363 Ayat (1) KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

"Menjatuhkan pidana kepada para terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara masing-masing selama delapan bulan," ujar Wini saat membacakan putusan.

Hal yang memberatkan terhadap putusan oleh majelis hakim yakni perbuatan keduanya meresahkan masyarakat. Sedangkan hal yang meringankan yakni terdakwa mengakui dan menyesali perbuatannya serta ada perdamaian antara terdakwa dengan korban.

Vonis tersebut lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Desiyana yakni satu tahun penjara. Terhadap vonis, baik JPU maupun terdakwa memilih pikir-pikir.

Baca juga: Polisi Ringkus Dua Pemuda Pencuri Burung

Diketahui, perbuatan para terdakwa berlangsung pada 17 April 2022 pagi. Saat itu keduanya berboncengan mengendarai motor di Jalan Pulau Singkep Sukarame. Kemudian, keduanya melihat burung sangkar di rumah korban Taufan Erlangga, yang tergantung di atas plafon rumah. Setelah memantau kondisi rumah dalam keadaan sepi, Rizki Tino turun dan memanjat dinding rumah korban mengambil burung beserta sangkar dan diserahkan ke Adi Fauzan. Lantas, burung tersebut dijual oleh keduanya pada esok hari seharga Rp350 ribu. Korban pun menderita kerugian Rp3,5 juta akibat burungnya dicuri. Korban melapor ke Polresta Bandar Lampung.

Wandi Barboy






Berita Terkait



Komentar