#beritalampung#beritawaykanan#penggelapan

Dua Pelaku Penggelapan Mobil di Baradatu Diringkus Polisi

( kata)
Dua Pelaku Penggelapan Mobil di Baradatu Diringkus Polisi
Dua pelaku penggelapan mobil saat diamankan di Mapolres Way Kanan. Dok/IST


Way Kanan (Lampost.co): Satreskrim Polres Way Kanan meringkus dua pelaku penggelapan mobil di Kelurahan Tiuh Balak Pasar, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan.

Kapolres Way Kanan AKBP Teddy Rachesna melalui Kasat Reskrim AKP Andre Try Putra menerangkan kronologis kejadian pada Kamis, 1 September 2022, sekitar pukul 17:00 WIB, pelaku WJ alies Wewen dan sepupunya EFD alias Bara datang ke rumah korban, Botra, untuk menyewa mobil Toyota Avanza BE-1030-WX warna hitam metalik selama 3 hari, terhitung 1-4 September 2022.

Dihari ke-3 pada Minggu, 5 September 2022, pelaku WJ pulang sekitar pukul 19:00 WIB lalu menemui korban di rumah. Kemudian korban bertanya keberadaan mobilnya kepada WJ. Dari keterangan WJ bahwa mobil milik korban masih dibawa Bara ke daerah Sumatera Selatan.

Baca juga: Polisi Tangkap Pengirim Paket Minuman Beracun untuk Wartawan
 
Setelah itu, pada Selasa, 6 September 2022, korban menghubungi Bara melalui telepon pukul 08:00 WIB untuk menanyakan keberadaan mobil tersebut. Pelaku Bara pun memberitahukan korban bahwa dirinya sedang berada di wilayah Terbanggi Besar, Lampung Tengah.

Namun karena tidak kunjung datang, korban kembali menghubungi lagi pukul 14:00 WIB. Ternyata nomor ponsel milik Bara dalam keadaan nonaktif atau tidak bisa dihubungi lagi.

"Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar kurang lebih Rp120 juta dan melaporkannya ke Polres Way Kanan untuk diproses lebih lanjut," kata Andre, Senin, 12 September 2022.

Sementara itu, kronologis penangkapan dilakukan Sabtu, 10 September 2022, pukul 09:00 WIB. Anggota Tekab 308 Satreskrim Polres Way Kanan meringkus 2 pelaku saat berada di Kampung Tiuh Balak, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan.

"Saat dilakukan penangkapan, pelaku tidak melakukan perlawanan," jelasnya.

Selanjutnya pelaku dibawa ke Polres Way Kanan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 372 KUHP dengan kurungan penjara maksimal empat tahun.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar