#pencurian#curanmor

Dua Pelaku Curanmor Lintas Kabupaten Dibekuk

( kata)
Dua Pelaku Curanmor Lintas Kabupaten Dibekuk
Dua pelaku cunanmor di amankan tekab 308 Polres Pringsewu. Dok


Pringsewu (Lampost.co) -- Tim antibandit (tekab 308) Polres Pringsewu menangkap dua pelaku pencurian sepeda motor. Satu pelaku dilumpuhkan dengan timah panas pada kaki kiri karena melawan petugas.

Kedua pelaku curanmor antarkabupaten itu adalah AI (30) dan DA (20), keduanya warga Pekon Suka Bandung Kecamatan Bulok Kabupaten Tanggamus. Mereka ditangkap pada Jumat, 9 Juli 2021, pukul 01.00 WIB.

Kasat Reskrim Iptu Feabo Adigo Mayora Pranata mengatakan dua pelaku berhasil diamankan, sementara satu tersangka lainnya masih dalam pengejaran. Selain itu, polisi juga mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor Honda Vario warna hitam.

Dia menjelaskan awalnya kedua pelaku diamankan polisi atas dugaan telah melakukan pencurian sepeda motor Honda vario BE 5715 US yang sedang diparkirkan korban Dewi Masrurah (39) di depan rumahnya Pekon Wates, Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu pada Senin, 15 Juni 2021, pukul 13.30 WIB.

“Akibatnya korban kehilangan satu unit sepeda motor Honda vario seharga Rp15 juta," ungkapnya.

Berdasarkan laporan korban Dwi Masruroh, akhirnya polisi melakukan penyelidikan. Kemudian dari keterangan para saksi petugas mengidentifikasi salah satu pelaku berinsial DA yang merupakan Warga kecamatan Bulok Kabupaten Tanggamus.

"Awalnya polisi menangkap DA di rumahnya, ternyata pelaku merupakan residivis kasus curanmor yang baru bebas dari Rutan Krui pada Februari 2021. Dari hasil interogasi, DA mengaku melakukan aksinya bersama kedua rekannya: AI dan A als Nong," ujarnya.

Berbekal pengakuan DA, polisi langsung melakukan pengembangan dengan melakukan penggerebekan terhadap AI di rumahnya, namun ternyata pelaku tidak ada. Tim tekab 308 terus melakukan penyisiran dan menemukan sebuah rumah kosong yang tidak jauh dari rumah pelaku dan ternyata saat digerebek polisi menangkap pelaku AI saat sedang tidur.

Kasat menambahkan meskipun dalam posisi sedang tidur, AI sempat melakukan perlawanan saat ditangkap sehingga polisi menghadiahi timah panas di bagian kaki kirinya.

"Tindakan tegas terukur para pelaku C3 merupakan perintah langsung Kapolda Lampung yang diteruskan Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri," kata Iptu Feabo Adigo Mayora Pranata.

Berdasarkan pemeriksaan, para tersangka mengaku telah melakukan aksinya di enam TKP dan semuanya memilih kendaraan matic jenis beat.

Keenam sepeda motor yang telah mereka gasak di antaranya Honda Beat di Desa Bunut, Kecamatan Way Ratai; Honda Beat di depan warung bakso Desa Kedondong, Pesawaran; Honda vario di Pekon Wates Kecamatan Gadingrejo; Honda Beat Carbu di Pekon Tanjung Anom, Kecamatan Ambarawa, dan motor Honda Beat di Pekon Karang Sari Kecamatan Pagelaran.

"Satu TKP berada di wilayah Kecamatan Suoh Lampung Barat berjenis sepeda motor Honda Beat," ungkapnya.

Para pelaku setiap beraksi selalu berganti peran dengan berbekal kunci letter T. Modusnya dengan keliling mencari calon korban, sementara satu pelaku menunggu di motor dan satunya melakukan eksekusi.

"Sepeda motor yang dicuri dijual dengah harga Rp2-4 jutaan tergantung kondisi kendaraan. Para pelaku berdalih uang hasil bertani tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehingga nekat melakukan pencurian," ungkapnya.

Winarko







Berita Terkait



Komentar