#wisatalampung#pekonadat#beritalambar

Dua Pekon di Lambar Ditetapkan Sebagai Pekon Adat

( kata)
Dua Pekon di Lambar Ditetapkan Sebagai Pekon Adat
Bupati Lambar Parosil Mabsus menetapkan dua pekon adat. Lampost.co/Eliyah

Liwa (Lampost.co): Dalam rangka mendukung pengembangan program wisata sekaligus meningkatkan daya tarik wisata di wilayah Lampung Barat, Bupati Parosil Mabsus, Senin, 6 Januari 2020, menetapkan dua pekon yaitu Pekon Balak dan Pekon Kembahang, Kecamatan Batubrak menjadi pekon adat.

Hal itu disampaikan Parosil saat melaksanakan peluncuran dana desa tahun 2020 yang dihadiri oleh seluruh aparatur pekon di GOR Ajisaka, Kawasan Sekuting Terpadu, Liwa.

Parosil mengatakan bahwa dua pekon itu ditetapkan sebagai pekon adat adalah untuk menyikapi makin tingginya minat wisatawan mengunjungi rumah adat budaya Lampung yang ada di pekon tersebut.

"Selama ini wisatawan sudah banyak yang berkunjung. Namun sangat disayangkan fasilitas pendukungnya seperti kebutuhan penginapanya dan lainya masih sangat minim sehingga perlu upaya penambahan fasilitas pendukung lainya," kata Parosil.

Para wisatawan yang datang itu, lanjut Parosil, tidak memimpikan adanya hotel yang mewah. Akan tetapi yang mereka cari itu justru adalah penginapan yang khas dan tempat-tempat yang unik serta lebih bernuansa budaya.

Sebab itu, ia meminta kepada aparatur pekon setempat untuk segera menindaklanjuti dan menyusun program yang berkaitan guna mendukung peningkatan pembangunan bidang wisatanya. 

"Silahkan berkreasi dan berinovasi untuk meningkatkan pariwisatanya. Silahkan tampilkan seni budaya seperti tari-tarian khas dan makanan khas kepada pengunjungnya sehingga kedepan minat pengunjung akan lebih meningkat lagi," kata Parosil.

Menurutnya, dengan adanya sarana dan fasilitas pendukung bagi wisata, pihaknya yakin jumlah kunjungan wisata kedepan akan semakin meningkat. Hal itu juga akan turut mempengaruhi kondisi ekonomi masyarakat itu sendiri.

"Bisa buat satu paket dengan wisata rumah adat itu, para wisatawan nantinya juga bisa diajak untuk melanjutkan perjalanannya ke kawasan wisata alam Puncak Gedau atau yang dikenal dengan sebutan Negeri Diatas Awan di Pekon Kembahang," kata dia.

Selain wisata di dua pekon adat ini, Parosil juga mewacanakan peningkatan promosi wisata keramikan di Pekon Sukamarga, Suoh. Ia meminta agar peratin Sukamarga untuk merencanakan kegiatan bersama dengan mengundang mahasiswa KKN Unila. Kemudian melaksanakan kegiatan bersama di kawasan wisata lainnya

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar