#bobotoh#pelempar#beritalampung#tersangka

Dua Orang Jadi Tersangka Pelempar Bus Bobotoh, Lainnya DPO

( kata)
Dua Orang Jadi Tersangka Pelempar Bus Bobotoh, Lainnya DPO
dok Lampost.co

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Satreskrim Polresta Bandar Lampung akhirnya menetapkan Aldian Rahmat (19), warga jalan Taruna, Merak Batin, Natar, yang berprofesi sebagai kenek Mobil gas Elpiji, dan M Rafindo (22) warga Gedong Tataan, Pesawaran, sebagai tersangka atas pelemparan bus Suporter Persib Bandung pada Minggu sore, 25 Agustus 2019.

Ulah para oknum suporter tersebut, dilakukan sekitar pukul 16.00 WIB, sebelum laga Perseru Badak Lampung vs Persib Bandung dimulai di Stadion Sumpah Pemuda.

Kejadian bermula pada Minggu, 25 Agustus 2019, pukul 13.00 WIB, para pelaku berkumpul di masjid Alfalah dan memarkirkan kendaraan.

Selanjutnya, rombongan yang mengaku pendukung persija sebanyak 20 orang  berjalan menuju simpang diperempatan  jalan Riyacudu menunggu Bis rombongan Sporter Persib. 

Sekitar pkl.16.00 bis melintas dan langsung dilempari batu oleh beberapa orang tersebut. 2 orang Pelaku dapat diamankan. Korban yang terkena lemparan, yakni Rizky Rianto (19), warga Serang Baru, mengalami luka di dagu telinga dan lengan.

Kendaraan yang dilempar yakni Bus Bukit Barisan BE 2836 CU yang dikemudikan Hendrik Syah, rusak pada bagian kaca kanana, ada 5 kaca yang pecah. Kemudian bus  Bukit Barisan Be 2411 AU terkena di bagian depan kanan, dan hanya 1 kaca yang Pecah.

"Sudah ditetapkan jadi tersangka dan ditahan," ujar Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Rossef Efendi, Selasa, 27 Agustus 2019.

Selain itu, beberapa pelaku lainnya, kini telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).  Aparat pun sudah melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang sudah teridentifikasi, namun mereka tak ada di kediamannya.

 Rossef pun  belum mau memaparkan motif oknum, yang diduga merupakan the Jack Mania provinsi Lampung. Diperkirakan setidaknya ada minimal 9 orang yang menjadi DPO.

"Yang lain DPO, terus masih kita kembangkan," katanya.

Aparat pun telah mengamankan setidaknya 11 sepeda motor milik para oknum tersebut.

Rinciannya 4 Jenis Honda Beat,  2,  Yamaha Mio, 2 Yamaha Jupiter MX, 1 yamaha Vixion, 1 Satria FU, dan 1 Tanah Vega R.

Kendaraan tersebut terparkir di halaman Mapolresta Bandar Lampung, pada Selasa, 27 Agustus 2019, motor para pelaku pun sudah dipasangi rantai.

Asrul Septian Malik



Berita Terkait



Komentar