#Bangunan_Ambruk#Bangunan-Roboh#Peristiwa

Dua Los Pasar Tradisional Desa Sukaraja Ambruk

( kata)
Dua Los Pasar Tradisional Desa Sukaraja Ambruk
Dua unit los pasar tradisional Desa Sukaraja, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, yang ambruk, Jum'at, 15 November 2019 siang. (Foto: Armansyah/Lampost.co)

Kalianda (Lampost.co) -- Dua unit los pasar tradisional Desa Sukaraja, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, ambruk. Penyebab bangunan tersebut roboh diduga karena kayu penyangganya yang sudah rapuh termakan usia.

Supriyadi (34) salah satu warga Desa Sukaraja mengaku dua bangunan los pasar tradisional itu ambruk ketika proses jual beli karena para pedagang sedang tidak berjualan. Peristiwa iti pun tidak menelan korban jiwa.

"Untung saja pas bangunan los pasar ambruk, proses jual beli enggak ada. Memang kebetulan pasaran itu tutup enggak ada yang jualan," katanya, Jum'at, 15 November 2019, kepada Lampost.co.

Ia mengaku bersama masyarakat lainnya tidak mengetahui pasti penyebab ambruknya bangunan los pasar tersebut. Ia menduga kayu kayu penyanggah los yang sudah rapuh karena termakan usia.

"Masyarakat tahu ketika suara ambruknya bangunan los pasar itu. Memang sudah seharusnya bangunan los pasar tradisional Desa Sukaraja diperbaiki. Kami berharap pemerintah desa atau Pemkab Lamsel memperbaikinya. Sudah banyak bangunan yang butuh perbaikan," kata dia.

Hal senada diungkapkan, Lili, warga Desa Sukaraja lainnya. Dia mengaku mendengar dua bangunan los pasar itu tiba-tiba ambruk. Padahal, menurutnya saat kejadian kondisi cuaca cerah dan angin tidak begitu kencang.

"Tiba-tiba aja ambruk los pasar itu. Kalau melihat kondisi bangunan los sih karena kayunya sudah banyak rapuh. Terpenting, tidak ada korban jiwa," kata dia.

Kepala Desa Sukaraja, Sinarti mengaku akan berkoordinasi dengan pengurus pasar tradisional tersebut terkait ambruknya dua unit bangunan los pasar. Pihaknya berharap kedua bangunan los pasar itu dapat segera diperbaiki.

"Kami berkoordinasi dulu dengan pengurus pasar. Los pasar itu coba kita usulkan dulu ke Pemkab Lamsel. Sebab, tahun lalu sebagian los pasar disitu pernah diperbaiki oleh Pemkab Lamsel dan pusat," kata dia.

Abdul Gafur



Berita Terkait



Komentar