#KecelakaanMaut#LampungTengah

Dua Korban Laka Maut di Lamteng Terungkap

( kata)
Dua Korban Laka Maut di Lamteng Terungkap
foto dok Lampost.co

GUNUNG SUGIH (Lampost.co) -- Identitas dua korban tabrakan maut di Jalan Lintas Timur Sumatera Km 266-277, Kampung Terbanggi Ilir, Kecamatan Bandarmataram, Lampung Tengah, Selasa, 22 Oktober 2019 lalu terungkap.

Kedua korban sempat sulit dikenali karena terbakar saat kecelakaan. Dua pengendara pikap grand max yang hangus terbakar itu adalah Asep Syarifudin (22) dan Asep Sudrajat (20), keduanya warga Kelurahan Pangkul, Kecamatan Cambai, Prambumulih, Sumatera Selatan.

Orang tua korban Asep Syarifudin, Basar (60), mengatakan anaknya adalah sopir. Pada hari naas itu anaknya berangkat sekitar pukul 00.00 WIB bersama rekannya dari rumah hendak ke Jepara, Lampung Timur, untuk mengambil buah melon.

"Pekerjaannya mengambil buah-buahan. Ia pamit sekitar pukul 23 00 WIB," kata dia sambil menjelaskan korban adalah putra bungsunya.

Basar mengaku mendapat berita kecelakaan itu dari saudaranya berdasarkan informasi di medsos FB. Sementara sebelumnya tak mendapat firasat apa-apa.

Ia berencana memakamkan anaknya di Pasir Putih, Desa Rangai Tri Tunggal, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan. "Itu tempat neneknya. Kalau Asep Sudrajat akan dibawa ke Prabumulih," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, empat warga Kampung Sumber Agung, Kecamatan Seputih Mataram dan dua orang lainnya tewas dalam tabrakan antara truk colt diesel dan pick up grand max di KM 266-267 jalan lintas timur, Kampung Terbanggi Ilir, Kecamatan Bandar Mataram Lamteng, Selasa, 22 Oktober 2019.

Informasi yang dihimpun Lampung Post dari berbagai sumber empat korban meninggal dunia warga Sumber Agung, Seputih Mataram adalah Kasirin (35), Rano (30), Nabila (9), dan Narjo (60). Sementara dua korban tewas lainnya belum diketahui identitasnya karena gosong setelah terbakar bersama kendaraannya.

Selain enam orang yang tewas, kecelakaan lalu lintas itu juga menyebabkan tujuh orang lainnya luka-luka.

 

Kecelakaan bermula ketika mobil truk colt diesel dengan nomor polisi BE 8135 QP yang dikendarai Riyanto (35) dan sepuluh penumpang lainnya melaju dari arah Jatidatar Mataram, Kecamatan Bandar Mataram melaju ke arah Menggala membawa bata bolong yang berasal dari Sumber Agung.

Di lokasi kejadian, ketika jalanan menikung kiri tiba-tiba dari arah berlawanan datang Pick Up Grand Max dengan nomor polisi BD 9157 EZ dalam keadaan oleng, masuk ke jalur colt diesel dan tabrakan tak dapat dihindari.

Akibat tabrakan itu, grand max terdorong truk colt diesel beberapa meter. Grand max yang selanjutnya terbakar sempat tertimpa truk hingga beberapa penumpang truk jatuh dalam kobaran api.

"Selanjutnya para penumpang yang mengalami luka dievakuasi menuju Klinik Mutiara Hati Mandala," jelas Kanitlakalantas Polres Lamteng Iptu Ludi Nugraha Mewakili Kapolres Lamteng AKBP I Made Rasma.

Sementara Riyanto (35), Sopir Truk Colt Diesel mengaku membawa pesenan bata bolong dari Sumber Agung, Seputih Mataram,menuju Menggala. Selain Riyanto, korban luka-luka berdasarkan data kepolisian adalah Dasimanto (30), M.Saleh Akbar (23), Syafei (35), Wanto (37), Siti Khalifah (35), dan Soleman, yang semuanya warga Kampung Sumber Agung, Seputih Mataram.WAH

Wahyu Pamungkas



Berita Terkait



Komentar