#COVID-19#MESUJI

Dua Kantor OPD di Mesuji Tutup Karena Pegawainya Terpapar Covid-19

( kata)
Dua Kantor OPD di Mesuji Tutup Karena Pegawainya Terpapar Covid-19
Ilustrasi:Medcom.id


Mesuji (Lampost.co)- - Dua kantor organisasi perangkat daerah (OPD) yaitu Disnakertrans dan Dinas Pendidikan Mesuji tutup sementara karena para pegawainya yang positif Covid-19, Kamis, 8 Juli 2021.

Kepala Disnakertrans Mesuji, Nazmul Fikri menjelaskan pihaknya menggelar kerja dari rumah atau Work From Home (WFH) mulai 8 - 12 Juli 2021.

"Awalnya ada staf yang mengeluh kurang enak badan, hilang indra penciuman. Kami izinkan pulang untuk istirahat dan disarankan untuk tes rapid antigen. Ternyata hasil tesnya dinyatakan positif,"  kata Nazmul melalui aplikasi Whatsapp, Kamis, 8 Juli 2021.

Baca juga :Perkantoran Pemkab Lamsel Tutup

Meski demikian, pelayanan publik akan tetap berjalan normal di Disnakertrans. Pihaknya akan mengoptimalkan pelayanan secara online.

"Ada tiga nomor  call centre yang bisa dihubungi jika mengalami kesulitan untuk online. Nanti setiap pelayanan akan dipandu langsung oleh petugas kami," ujar Nazmul.

Baca juga :Kantor BPKAD Lampura Tutup Usai Pegawainya Terpapar Covid-19

Menurutnya, meski Mesuji sudah zona oranye, kegiatan yang menimbulkan keramaian seperti hajatan masih bisa dilaksanakan.

Di sisi lain, Kepala BPBD Mesuji, Sunardi, menjelaskan mengacu kepada edaran Bupati Mesuji, kegiatan yang menimbulkan keramaian seperti hajatan sudah dilarang.

"Jika mengacu pada edaran, kegiatan hajatan atau kegiatan lain yang timbulkan keramaian masih dilarang. Namun, mekanismenya, gugus tugas kecamatan yang diketuai oleh Camat, akan turun tangan di wilayah mereka jika ada kegiatan keramaian. Jika tidak sanggup, mereka akan bersurat ke gugus tugas kabupaten untuk meminta tindak lanjut," jelas Sunardi.

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar