#covid-19#liburpanjang

Dua Hari Pelaksanaan Rapid Test di Perbatasan 16 Orang Reaktif

( kata)
Dua Hari Pelaksanaan Rapid Test di Perbatasan 16 Orang Reaktif
Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bandar Lampung Ahmad Nurizki. Lampost.co/Deta Citrawan


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Bandar Lampung melakukan rapid test bagi pelaku perjalanan di area perbatasan. Kegiatan itu telah berjalan selama dua hari sejak Senin, 26 Oktober 2020.

Dalam operasi tersebut, Satgas menemukan 16 pelaku perjalanan dengan hasil reaktif. Jumlah itu dari total 1.227 pelaku perjalanan baik warga Bandar Lampung maupun pengunjung yang datang.

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Bandar Lampung Ahmad Nurizky mengatakan hasil rapid test hingga Selasa, 27 Oktober 2020, pukul 20.00 WIB, dari 16 orang yang reaktif itu, 10 warga luar Bandar Lampung dan sisanya warga setempat.

"Untuk warga Bandar Lampung kami informasikan kepada puskesmas terdekat agar dilakukan pemantauan dan bagi warga luar daerah dikembalikan ke daerahnya dan diinfokan ke Dinkes kabupaten/kota asal atau tujuan dari yang bersangkutan," katanya.

Diketahui, Pemkot Bandar Lampung mendirikan dua posko pemeriksaan di perbatasan sebagai pencegahan penyebaran Covid-19. Hal itu dilakukan dalam mencegah peningkatan kasus Covid-19 memasuki masa libur cuti bersama, 28-30 Oktober. 

Posko di Bunderan Rajabasa melakukan rapid test terhadap 516 orang dengan hasil reaktif 8 orang dan 508 lainnya nonreaktif. Sementara, di Posko Sukarame mengetes 711 orang dengan hasil reaktif 8 orang dan nonreaktif 703 orang.

Kadis Kominfo Bandar Lampung itu juga mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan atau sedang berlibur agar selalu mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan perilaku 3M, mencuci tangan pakai sabun, memakai masker, dan menjaga jarak.

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar