#KEJATI#KORUPSI

Dua Hari, Kejati Periksa 13 Saksi Kasus DLH Bandar Lampung

( kata)
Dua Hari, Kejati Periksa 13 Saksi Kasus DLH Bandar Lampung
Dok. Lampost


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung kembali memeriksa sejumlah saksi, terhadap dugaan korupsi pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung tahun anggaran 2019--2021.

Teranyar, pada Selasa, 27 September 2022, tujuh saksi diperiksa. Mereka yakni, Kepala UPT Telukbetung Barat, SRI, Kepala UPT Labuhan Ratu, AN, Kepala UPT Telukbetung Selatan, GWN. Kemudian, PI penagih UPT Kedaton, AZR penagih UPT Telukbetung Selatan, dan TE, penagih UPT Tanjungkarang Barat. Selanjutnya, KLD, Bendahara Penerima DLH Bandar Lampung.

"Hari ini tujuh saksi diperiksa dari KUPT, dan unsur lainnya," ujar Kasipenkum Kejati Lampung, I Made Agus Putra.

Lanjut Made, sehari sebelumnya yakni, 26 September 2022, penyidik juga memeriksa enam orang saksi yakni, RDS, Penagih UPT Tanjungkarang Pusat, FY, Penagih UPT Bumi Waras, DS, Penagih UPT Way Halim, AN, Penagih UPT Labuhan Ratu, dan SMS, Penagih UPT Telukbetung Selatan. Selanjutnya, AS, Kepala Bidang Pajak BPPRD Kota Bandar Lampung.

Made menjelaskan pemeriksaan para saksi untuk menemukan fakta hukum dan memperkuat pembuktian dan melengkapi berkas perkara tindak pidana korupsi dalam pemungutan retribusi sampah di Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung Tahun Anggaran 2019 sampai tahun 2021.

Deni Zulniyadi








Berita Terkait



Komentar