#penetrasipasar#pasarmurah#hargabahanpokok

Dua Hari Digelar, Penetrasi Pasar Habiskan 3 Ton Telur

( kata)
Dua Hari Digelar, Penetrasi Pasar Habiskan 3 Ton Telur
Suasana penetrasi pasar di Pasar Tamin, Bandar Lampung, Minggu (29/7/2018). (Lampost.co/Effran Kurniawan)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) provinsi Lampung, Bandar Lampung dan Metro bersama Satuan Tugas Pangan Lampung menggelar penetrasi pasar komoditas telur dan daging ayam untuk memberikan keterjangkauan harga pada masyarakat.

Sebanyak 3 Ton telur ayam dan 1.200 ekor ayam potong habis di serbu masyarakat dalam kegiatan yang digelar serentak di tiga pasar di wilayah Bandar Lampung, yaitu Pasar Panjang, Tugu, dan Tamin dan dua pasar di Kota Metro, yaitu Pasar Kopindo dan Margorejo pada 28 dan 29 Juli 2018.

Di tiap pasar, penetrasi pasar menyediakan 500 kg telur ayam dan 200 ekor ayam potong per harinya. Selain itu, pemerintah bersama Bulog juga menyediakan beras sebanyak 500 kg, gula pasir 141 kg, minyak goreng 120 liter, tepung terigu 20 kg, 1 dus sosis, 2 dus nugget, dan 1 dus bakso.

Kepala Dinas Perdagangan Lampung Ferynia menjelaskan penetrasi pasar menjadi salah satu langkah untuk memenuhi ketersediaan pasokan dan keterjangkauan pasokan dan harga kedua komoditas tersebut yang saat ini tengah melonjak.

"Untuk telur dihargai Rp20.500 per kg dan ayam Rp25 ribu per ekor. Selain itu, daging sapi kami pasok sebanyak 100 kg dengan harga Rp80 ribu per kg. Hasilnya, kegiatan itu disambut antusias dari masyarakat," kata Ferynia kepada Lampost,co, Minggu (29/7/2018).

Dia melanjutkan, penetrasi pasar itu turut di dukung Bulog yang menyediakan beras, minyak goreng, gula pasir, dan tepung terigu dengan harga dibawah harga acuan pemerintah. "Ini juga berjalan dengan dukung Pinsar petelur nasional dan Pintar Lampung. Kegiatan ini akan berlanjut di Pasar Way Halim, Selasa (31/7/2018) mendatang," ujarnya.

Effran Kurniawan



Berita Terkait



Komentar