#sampah#lingkungan#bumdes#pengelolaansampah

Dua Desa di Sragi akan Kelola Sampah Melalui BUMDes

( kata)
Dua Desa di Sragi akan Kelola Sampah Melalui BUMDes
Ilustrasi. Foto: Dok/Google Image

KALIANDA (Lampost.co) -- Sebanyak dua desa di Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, bakal mengelola sampah keluarga menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat dan desa. Pengelolaan daur ulang sampah itu akan dikelola melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). 

Hal tersebut diungkapkan, Pendamping Lokal Desa (PLD) Kecamatan Sragi, Numi Chandra saat dihubungi, Selasa, 15 Oktober 2019. Dia mengaku dirinya memiliki inovasi desa dalam pengelolaan sampah keluarga melalui BUMDes. "Pada anggaran DD tahap ketiga ini, kami akan mulai alokasikan program pengelolaan sampah keluarga melalui BUMDes. Tapi, pengelolaan sampah keluarga ini baru akan diterapkan di Desa Mandalasari dan Kualasekampung," kata dia. 

Menurutnya, dalam pengelolaan sampah keluarga ini setiap rumah di dua desa itu akan disediakan kantong plastik guna menampung sampah non-organik dan organik. Setelah terkumpul, pengurus BUMDes dalam waktu satu semester akan mengambil sampah tersebut. 

"Biar pengurus BUMDes nanti yang akan mengambil sampah itu untuk ditimbang setiap rumah mengumpulkan sampah berapa kilogram. Setelah itu, pengurus Bumdes akan membayar sampah tersebut dengan harga pasaran," kata dia. 

Uang dari hasil sampah itu, kata Numi, akan dipergunakan sebagai pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) milik masyarakat. Jika ada lebih dari pembayaran PBB, maka uang dari sampah keluarga itu diberikan kepada setiap rumah. "Jadi, sampah yang dibayar oleh pengurus BUMDes nanti akan kita bayarkan PBB masyarakat. Kalaupun masih ada lebihnya, ya dikasihkan ke masyarakat itu juga. Yang jelas, PBB kita lunaskan kalau hasil sampahnya banyak," kata dia. 

Numi mengatakan sampah keluarga dari masyarakat yang sudah didaur ulang itu rencananya akan dijual ke Cilegon. "Keuntungan BUMDes setelah dijual ke BUMDes. Jadi, pengurus BUMDes hanya membeli dan mendaur ulang untuk dijual lagi. Artinya manfaat dari sampah keluarga ini banyak keuntungannya," kata dia.

Armansyah

Berita Terkait

Komentar