#perampokan#waykanan

Dua dari Tujuh Buronan Perampok di Way Kanan Ditangkap

( kata)
Dua dari Tujuh Buronan Perampok di Way Kanan Ditangkap
Tersangka diamankan di Polres Way Kanan. Dok Polres


Way Kanan (Lampost.co) -- Tim Tekab 308 Polres Way Kanan menangkap buronan pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) yang mendobrak rumah korban di Kampung Bonglai, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan.

Kasatreskrim Polres Way Kanan, Iptu Des Herison Syafutra menceritakan, peristiwa perampokan tersebut terjadi pada Jumat, 9 Juni 2017, sekitar pukul 01.00 WIB. Korban bernama Aming juga mendengar suara dobrakan. 

"Saat itu korban bersama istrinya sedang tidur di kamar yang berada di lantai dua. Mendengar suara pintu rumah didobrak,  mereka turun dan melihat pelaku berjumlah tujuh orang dan salah satu di antaranya menyandera anak korban bernama Hairudin," kata dia, Selasa, 3 Agustus 2021. 

Baca: Dua Pemuda Lamsel Ditangkap Atas Laporan Sendiri

 

Kasat menjelaskan, dua dari tujuh pelaku menggunakan senjata api, sementara sisanya memegang senjata tajam jenis golok. Tiga orang pelaku juga menggunakan penutup wajah, sementara empat lainnya tidak. 

"Pelaku mengancam dan memaksa korban menunjukkan tempat penyimpanan uang dan perhiasan," kata dia. 

Pengancaman lanjut dengan pembacokan terhadap Aming di paha bagian kanan dan kiri, punggung, serta tangan. Lantaran terancam, korban pun memberikan kunci lemari kepada pelaku.

"Komplotan mengambil uang tunai senilai Rp70 juta, perhiasan emas seberat 92 gram, dan satu buah senapan angin. Setelah berhasil para pelaku pergi meninggalkan rumah korban," jelas Kasat.  

"Tersangka inisial FS (25) berdomisili di Desa Gunung Betuah Kecamatan Abung Barat Kabupaten Lampung Utara yang merupakan DPO (daftar pencarian orang) Curas Polsek Banjit sudah ditangkap," tambahnya.

Sebelumnya, polisi juga menangkap Deki Alba (31), pelaku asal Kampung Suka Mulya Kecamatan Sungkai Selatan Kabupaten Lampung Utara.

"Deki ditangkap lebih dulu pada Jumat, 26 Februari 2021 oleh Satrekrim Polres Way Kanan dan saat ini sedang menjalani vonis di Lapas kelas II B Way Kanan," katanya.  

Polisi masih mengejar lima tersangka yang masih buron.

"Kita masih melakukan pengejaran terhadap tersangka lainnya," tegasnya.

Para pelaku diancam Pasal 365 KUHP tentang pencurian dan kekerasan dengan hukuman penjara maksimal sembilan tahun penjara.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar