#beritalampung#beritalampungterkini#umk#ump#upah

Dua Daerah Belum Usulkan UMK ke Pemprov Lampung

( kata)
Dua Daerah Belum Usulkan UMK ke Pemprov Lampung
Kepala Dinas Tenaga Kerja Lampung Agus Nompitu (kiri kedua) dan Kepala Dinas Kominfotik Lampung Ganjar Jationo (kanan kedua) saat lakukan konferensi pers di Ruang Kominfotik, Jumat, 3 Desember 2022. Lampost.co/Atika Oktaria


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung menetapkan besaran upah minimum provinsi (UMP) 2023 Rp2.633.284,59 atau naik 7,9 persen dibandingkan UMP 2022 yang hanya Rp2.440.486. Meski sudah ada pengumuman UMP, tercatat dari 11 kabupaten/kota yang memiliki Dewan Pengupahan, dua daerah yang belum mengirimkan usulan upah minimum kabupaten/kota (UMK).

Kepala Dinas Tenaga Kerja Lampung Agus Nompitu mengatakan hingga saat ini dari 15 kabupaten/kota baru 11 daerah yang mengusulkan UMK. Empat daerah lainnya, yakni Pesawaran, Tanggamus, Pringsewu, dan Pesisir Barat, belum ada Dewan Pengupahan.

"Sembilan daerah sudah menyerahkan usulan UMK, sementara dua lagi, yakni Bandar Lampung dan Tulangbawang Barat belum mengirimkan usulannya," katanya saat konferensi pers di Kantor Dinas Komunikasi, Informasi, dan Statistik (Diskominfotik) Lampung, Jumat, 2 Desember 2022.

Baca juga: Harga Beras di Bandar Lampung Terus Melonjak 

Meskipun belum mengirimkan usulan UMK, pihaknya masih menunggu hingga batas akhir, yakni 7 Desember 2022. "Mungkin masih melalui serangkaian rumusan dan kajian sehingga kedua daerah belum mengusulkan ke kami, tapi tidak apa karena yang lain juga belum diputuskan," ujarnya.

Sebab saat ke-11 daerah sudah mengirimkan usulan UMK 2023, Pemprov Lampung nantinya mengkajian ulang lagi bersama Dewan Pengupahan provinsi. "Nanti gubernur akan menetapkan UMK ini layak atau tidak," katanya.

Perhitungan yang digunakan untuk kenaikan UMK 2023, yakni terkait kondisi inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan indeks tertentu yang menggambarkan kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi.

"Daerah boleh menaikkan tapi kenaikan maksimal 10 persen. Harus kami lihat dahulu, Pemprov Lampung memutuskan UMP 2023 naik 7,9 persen dibandingkan 2022. Kami harapkan kabupaten/kota menyusun formulasinya sesuai hal itu," katanya.

Diketahui, UMP Lampung 2023 ditetapkan Rp2.633.284,59. UMP 2023 ini naik 7,9 persen dibandingkan UMP Lampung 2022 lalu yang hanya Rp2.440.486.

Hal tersebut sesuai dengan Keputusan Gubernur Lampung Nomor : G/720/V.08/HK/2022 tentang Penetapan Upah Minimum Provinsi Lampung Tahun 2023.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar