#curanmor#pencurian#jambret

Dua Bocah Jadi Korban Jambret di Wayhalim

( kata)
Dua Bocah Jadi Korban Jambret di Wayhalim
Warga menunjukkan lokasi kejadian aksi penjambretan di Wayhalim. Lampost.co/Salda


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Aksi kejahatan perampasan ponsel terhadap anak-anak kembali terjadi di Kota Bandar Lampung. Kali ini menimpa dua pelajar saat sedang bermain game di depan rumahnya, Kelurahan Jagabaya, Kecamatan Wayhalim, Bandar Lampung.


Dua korban yang masih berstatus pelajar itu yakni DF (14) dan RF (12) mengalami memar di bagian dada dan punggung akibat pukulan pelaku. Peristiwan terjadi pada Rabu, 15 Juni 2022, sekitar pukul 19.30 WIB.

Orang tua korban Andi mengatakan, saat itu anaknya sedang bermain game seperti hari biasa bersama anak tetangga. Kemudian datang dua pria berboncengan membawa sepeda motor Honda Beat.

"Satu orang nunggu di atas motor tak jauh dari rumah saya, sedangkan rekannya datang menghampiri pura-pura menanyakan alamat rumah," katanya.

Setelah menanyakan, pria dewasa dengan tubuh tinggi itu langsung merampas kedua ponsel anak-anak tersebut. Namun keduanya tetap mempertahankan HP yang mereka genggam.

Selanjutnya terjadi aksi tarik menarik, dan pelaku langsung melakukan pemukulan terhadap terhadap kedua korban. Akibatnya satu ponsel berhasil dibawa kabur.

"Satunya enggak dapet, tapi anak saya kena pukul bagian punggung, dan rekannya di bagian dada," ujarnya.

Setelah mengatahui itu, Lanjut Andi ia langsung keluar dan mengejar pelaku namun berhasil kabur tak tahu kemana arahnya.

"Motor sudah saya keluarkan, tapi pelaku sudah jauh. Sebelumnya belum pernah terjadi seperti ini," katanya.

Ia menambahkan saat ini anaknya cukup trauma pasca kejadian tersebut. Ia berharap kepolisian segera menangkap pelaku yang menyasar kalangan anak-anak.

Sementara itu, korban DF mengatakan para pelaku tidak memakai helm dan bertubuh tinggi, dan memakai kaos oblong.

"Pake kaos warna biru, motornya Beat hitam stiker merah," katanya.

Sementara, Kapolsek Sukarame Kompol Warsito mengatakan akan mengecek terlebih dahulu laporan, dan anggota akan melakukan pengecekan dilokasi kejadian.

"Tak cek dulu, nanti anggota akan kelokasi kejadian," ujarnya.

Winarko








Berita Terkait



Komentar