#Bencana#Hanyut

Dua Bocah Hanyut di Metro Ditemukan Tewas

( kata)
Dua Bocah Hanyut di Metro Ditemukan Tewas
Tim gabungan melakukan pencarian dua bocah hanyut di saluran irigasi di Kota Metro, Sabtu, 16 Mei 2020. (Bambang Pamungkas/Lampost.co)

Metro (Lampost.co) -- Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap dua anak yang hanyut di Irigasi Sumbersari Metro pada Sabtu, 16 Mei 2020. Dua korban hanyut tersebut akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.  

“Dua korban hanyut sedang mandi bersama tiga orang temannya di Irigasi Sumbersari Metro, Sabtu, 16 Mei 2020 pukul 06.30 WIB. Namun, korban tidak bisa berenang dan hanyut terbawa arus irigasi tersebut,” ujar Humas Basarnas, Deny Kurniawan.

Kemudian tiga orang teman korban melaporkan kejadian tersebut kepada pihak keluarga. Korban hanyut tersebut atas nama Rendi (10), dan Fahri (10),. Keduanya warga Kelurahan Mergodadi, Metro Selatan Kota Metro.

“Pukul 08.00 Pak Median (anggota RAPI) melaporkan kejadian tersebut kepada Basarnas Lampung," katanya.

Menanggapi hal tersebut Basarnas Lampung mengirimkan satu tim rescue berjumlah tujuh orang untuk menuju lokasi dan melakukan operasi pencarian dan pertolongan.

PLT Kasie Operasi Basarnas Lampung memimpin langsung briefing tim yang berangkat menuju lokasi. Pada pukul 08.30 WIB tim dalam perjalanan menuju lokasi mendapatkan info dari pelapor. Korban Fahri (10) ditemukan meninggal sekitar 100 meter dari lokasi kejadian.

"Korban langsung dievakuasi dan diserahkan oleh pihak keluarga. Pukul 09.00 WIB tim tiba di lokasi dan langsung berkoordinasi dengan unsur yang sudah berada di lokasi. Selanjutnya tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membentuk rantai manusia dan menyisir saluran irigasi sampai radius 2 km dari lokasi kejadian," katanya.

Plt Kasie Ops Basarnas Lampung Denny Mezzu menyatakan pada pukul 10.05 WIB tim SAR gabungan telah menemukan korban Rendi (10) dalam keadaan meninggal dunia sekitar lima kilometer dari lokasi kejadian dan langsunh dievakuasi ke Puskesmas Bantul. Setelah dari Puskesmas jenazah Rendi dibawa ke rumah duka dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.

Unsur tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian di lokasi adalah Basarnas Lampung, Polsek Metro Selatan, Babinsa Bantul, BPBD Kota Metro, RAPI Metro, ACT Lampung, Puskesmas Bantul, keluarga dan masyarakat sekitar.

Abdul Gafur



Berita Terkait



Komentar