#kriminal#beritalamteng#curanmor#begal

Dua Begal asal Padangratu Yang Beraksi di Jalinsum Ditangkap

( kata)
Dua Begal asal Padangratu Yang Beraksi di Jalinsum Ditangkap
Ilustrasi. Foto: Google Images

Gunung Sugih (Lampost.co): Seorang residivis tindak pidana pencurian dengan kekerasan, HS (19), warga Haduyangratu, Kecamatan Padangratu, harus kembali berurusan dengan polisi. Pasalnya, HS bersama rekannya AS (26), juga warga Haduyangratu, diduga telah membegal pengendara asal Jakarta Barat pada Minggu, 1 Maret 2020.

Kapolres Lamteng AKBP I Made Rasma melalui Kasatreskrim AKP Yuda Wira Negara mengatakan Team Khusus Antibandit (Tekab) 308 Polres Lampung Tengah menangkap pelaku pecurian dengan kekerasan berinisial HS (19) dan AS (26) di rumahnya pada hari Senin, 2 Maret 2020.

Menurut Kasat Reskrim, HS merupakan residivis kasus pencurian dengan kekerasan yang diduga sebagai pelaku pembegalan terhadap korban Ari Anggara di jalan lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di depan Kantor Pengadilan Negeri Gunungsugih, Lamteng, Minggu, 1 Maret 2020.
 
Pembegalan terjadi saat korban berangkat dari rumahnya Cingkareng, Jakarta Barat menggunakan sepeda motor Honda Vario B-4690-BUH hendak pulang ke kampungnya di Ketapang, Lampung Utara. Saat sampai di jalan lintas depan kantor Pengadilan Negeri Gunungsugih, korban dipepet 4 orang pelaku dan diancam dengan golok.

Korban terjatuh, kemudian para pelaku mengancam membacok korban dan mengambil paksa kendaraan tersebut. Pelaku kabur ke arah Padangratu. Saat itu anggota Reskrim dan Tekab 308 Polres Lamteng mengejar pelaku namun kehilangan jejak.

Selanjutnya, Team Tekab 308 melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan bahan keterangan dari saksi. Setelah dilakukan pengintaian, diketahui bahwa pelaku HS dan AS berada di rumah, kemudian di lakukan penggrebekan.  

"Pelaku HS adalah residivis kasus curas," terang Kasat.

Pelaku HS dan AS mengakui perbuatannya. Kedua pelaku HS dan AS akan dijerat pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. "Pelaku yang lain masih dalam pengejaran," pungkasnya.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar