#korupsi#kpk

Dua Anggota DPRD Lampura Diperiksa KPK soal Dugaan Pengaturan Proyek dan Gratifikasi

( kata)
Dua Anggota DPRD Lampura Diperiksa KPK soal Dugaan Pengaturan Proyek dan Gratifikasi
Gedung Merah Putih KPK. Antara/Hafidz Mubarak A


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Utara sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi di Lampung Utara (Lampura). Kedua anggota DPRD Lampura tersebut yakni Ketua Komisi IV DPRD Lampung Utara Arnold Alam dan Anggota DPRD Nurdin Habim. Selain kedua anggota DPRD, KPK juga memeriksa Direktur CV Abung Timur Perkasa pada Senin, 29 November 2021. Ketiganya diperiksa atas perkara tersangka Akbar Tandaniria Mangkunegara, yang diduga menerima uang Rp2,3 miliar dari gratifikasi Pemkab Lampung Utara pada 2015-2019.

"Para saksi hadir dan dikonfirmasi antara lain terkait dugaan pengaturan berbagai proyek pekerjaan di Lampung Utara dan penerimaan sejumlah uang oleh tersangka ATMN (Akbar)," ujar Plt Juru Bicara Bidang Penindakan Ali Fikri, melalui telepon, Selasa, 30 November 2021.

Baca juga: Saksi ASN Kasus Fee Proyek Pemkab Lampura Diperiksa KPK

Terkait apakah ada saksi lainnya yang diperiksa KPK di Kantor BPKP Perwakilan Lampung, pada Selasa, 30 November 2021, Ali belum menjawab.

Sejak 22 November 2021 sampai 29 November 2021, KPK memeriksa 44 saksi. Mulai dari ASN, swasta, buruh harian lepas, terpidana, anggota DPRD, hingga ibu rumah tangga. Hingga kini, Ali Fikri belum memaparkan hasil pemeriksaan sejumlah saksi dan keterkaitan pihak swasta, terhadap tersangka Akbar yang disebut KPK menerima fee proyek Rp2,3 miliar dari tahun 2015-2019.  

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar