#lalulintas#infrastruktur#drainase

Drainase dan Lalu Lintas Bandar Lampung Dinilai Ruwet

( kata)
Drainase dan Lalu Lintas Bandar Lampung Dinilai Ruwet
Foto: Dok

Bandar Lampung (Lampost.co): Tata kelola lalu lintas dan drainase di Kota Bandar Lampung masih menjadi persoalan dan pekerjaan rumah bagi pemerintah setempat. Tak jarang pemandangan banjir dan ruwetnya lalu lintas kota sudah menjadi pemandangan sehari-hari masyarakat.

Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Bandar Lampung Agus Djumadi menilai salah satu penyebab banjir yang sering terjadi di Bandar Lampung dikarenakan buruknya sistem drainase kota. Sistem drainase perkotaan merupakan salah satu komponen prasarana perkotaan yang sangat erat kaitannya dengan penataan ruang.

"Bencana banjir yang sering melanda sebagian besar wilayah dan kota di Indonesia termasuk Bandar Lampung disebabkan oleh kesemrawutan penataan ruang," katanya, Senin, 27 Juli 2020.

Dia mengatakan sistem drainase yang buruk menjadi penyebab salah satu penyebab banjir di Bandar Lampung, sebagian besar disebabkan karena saluran air tidak ada, saluran tersumbat sampah, dan akibat bangunan yang mengganggu saluran. Sistem drainase yang buruk menyebabkan aliran air tidak lancar sehingga terjadi genangan setiap kali hujan deras

Ia memberikan masukan kepada Pemkot Bandar Lampung agar memiliki master plan drainase. Dengan memiliki master plan, pemkot tidak hanya memperbaiki drainase yang rusak sebatas proyek fisik saja. Pembuatan Master Plan akan mempermudah pembuat kebijakan untuk menjaga keseimbangan antara perlindungan dan konservasi serta pertumbuhan dan pengembangan lingkungan. 

Informasi yang termaktub di dalam masterplan tersebut ditujukan sebagai penunjuk keputusan yang jangkauannya bersifat publik sekaligus privat. Jangkauan itu akan berperan dalam hal pemanfaatan bentang alam (tanah, air, udara) serta penyediaan infrastruktur publik. Di situ pun ada bagian penyesuaian masterplan dengan karakter lokasi dan sifat adaptifnya serta penggunaan sumber dayanya yang bertanggung jawab.

Selain master plan drainase, ia juga mengusulkan Bandar Lampung memiliki master plan lalu lintas. Perkembangan pembangunan yang pesat tentunya berdampak pula terhadap kondisi lalu lintas. Jika tidak ada perencanaan yang matang, Bandar Lampung akan menjadi kota yang semrawut lalu lintas. 

“Master plan diperlukan agar lalu lintas arus lalu lintas tidak menimbulkan kemacetan. Perencanaan lalu lintas diatur berdasarkan analisis dan perhitungan yang cermat, bukan berdasarkan insting semata. Ada grand design yang besar terhadap lalu lintas kota Bandar Lampung untuk 10 atau 20 tahun ke depannya,” pungkas Agus.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar