#dpt#pilkada#politik#beritalamsel

DPT Pilbup Lamsel 2020 Sebanyak 704.367 Pemilih

( kata)
DPT Pilbup Lamsel 2020 Sebanyak 704.367 Pemilih
KPU Lamsel saat menggelar rapat pleno terbuka penetapan daftar pemilih tetap di NBR Kalianda, Jumat (16/10/2020). Lampost.co/Armansyah


Kalianda (Lampost.co): Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung Selatan menetapkan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) pada pemilihan bupati dan wakil bupati sebanyak 704.367 pemilih. Jumlah tersebut tersebar di 1.925 tempat pemungutan suara (TPS) se-Lamsel. 

Hal tersebut terungkap dalam rapat pleno terbuka penetapan daftar pemilih tetap (DPT) di Negeri Baru Resort (NBR) Kalianda, Jumat, 16 Oktober 2020. Jumlah DPT yang ditetapkan terdiri dari perempuan sebanyak 345.121 pemilih dan laki-laki 359.246 pemilih. 

Koordinator Divisi Program, Data dan Informasi KPU Lamsel, Asma Emilia mengatakan setelah proses yang cukup panjang, akhirnya KPU Lamsel menetapkan DPT Pilkada Lamsel 2020 sebanyak 704.367 pemilih. Jumlah tersebut alami peningkatan dibandingkan jumlah daftar pemilih sementara (DPS) sebanyak 702.310 pemilih.

"Alhamdulillah, Kami sudah merampungkan jumlah DPT Pilkada Lamsel 2020. DPT yang ditetapkan ada peningkatan sebanyak 2.057 pemilih dibandingkan dengan jumlah DPS beberapa pekan yang lalu," kata dia, Minggu, 18 Oktober 2020.

Menurut Asma, jumlah DPT yang ditetapkan itu tersebar di Kecamatan Natar sebanyak 127.484 pemilih, Jatiagung 75.996 pemilih, Tanjungsari 21.633 pemilih, Merbaumataram 37.382 pemilih, Katibung 47.167 pemilih, Sidomulyo 44.537 pemilih, Way Panji 13.094 pemilih dan Kalianda 62.781 pemilih. 

Kemudian, Kecamatan Rajabasa 17.321 pemilih, Penengahan 29.326 pemilih, Bakauheni 14.694 pemilih, Ketapang 35.454 pemilih, Sragi 24.766 pemilih, Palas 42.303 pemilih, Candipuro 40.011 pemilih dan Way Sulan 16.906 pemilih.

"Kami mengucapkan terimakasih kepada kawan-kawan PPS dan PPK. Kemudian, terimakasih juga buat Bawaslu Lamsel yang turut serta dalam mengawasi tahapan penyusunan daftar pemilih demi tercapainya data pemilih yang baik," kata dia.

Sementara itu, Ketua KPU Lamsel, Ansurasta Razak mengatakan bahwa perjalanan daftar pemilih hingga dengan DPT melalui proses yang sangat panjang, yakni pencocokan dan penelitian (Coklit), DPS,dan pencermatan, uji publik serta koordinasi dengan semua pihak.

"Pada perbaikan DPS sudah ada rekomendasi dari Bawaslu Lamsel dan pemilih dari lapas. Terimakasih kepada semua pihak yang telah ikut berpartisipasi. Sebab, ini tahap akhir dari proses daftar pemilih. Selain itu DPT sebagai bahan untuk pengadaan logistik surat suara mendatang," kata dia. 

Diketahui, setelah penetapan DPT ditingkat Kabupaten, selanjutnya KPU Lamsel akan menyampaikan penetapan DPT ke PPS. Kemudian, pada 28 Oktober hingga 6 Desember 2020 pengumuman DPT oleh PPS.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar