#paripurna#raperda#beritatubaba

DPRD Tubaba Tunda Paripurna Pembahasan Raperda

( kata)
DPRD Tubaba Tunda Paripurna Pembahasan Raperda
Ketua DPRD Kabupaten Tubaba, Ponco Nugroho memberikan keterangan kepada wartawan terkait pembatalan jadwal paripurna. Lampost.co/Ahmad Sobirin

Panaragan (Lampost.co): Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) dengan agenda pembicaraan tingkat I pembahasan rancangan peraturan daerah (Raperda), Rabu, 6 November 2019 dibatalkan.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Tubaba Ponco Nugroho, dihadapan peserta sidang dan tamu undangan. "Rapat paripurna DPRD Tubaba dalam rangka pembicaraan tingkat I atas 7 Raperda Kabupaten Tubaba Tahun 2019 yang diagendakan pada 6 November 2019 pukul 10.00, namun hanya dihadiri oleh 10 anggota, sehingga rapat paripurna ini dinyatakan ditunda sampai waktu yang tidak dapat ditentukan," kata ketua DPC PDIP Tubaba itu, Rabu, 6 November 2019.

Diketahui sekretariat DPRD telah melakukan penyebaran undangan sejak dua hari sebelumnya, akan tetapi diduga banyaknya anggota DPRD setempat ada kegiatan dan kesibukan masing-masing sehingga tertunda. "Nantinya akan dijadwalkan ulang melalui badan musyawarah dan belum di tetapkan waktunya. Untuk Bupati tidak hadir karena baru pulang dari Jakarta dan mendengar kabar bahwa hari ini beliau sakit. Adapun Pak Wakil Bupati sedang di opname, sehingga Rapat Paripurna ditunda," kata Ponco.

Adapun 4 Rancangan Peraturan Daerah yang tertundadibahas diantaranya:

  1. Raperda tentang perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 11 tahun 2017 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Tuba Barat tahun 2017 - 2022.
  2. Raperda tentang Pemilihan, Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Tiyuh.
  3. Raperda tentang Rencana Untuk Pembangunan Pariwisata Daerah.
  4. Raperda tentang Pemajuan Kebudayaan Daerah.

Sementara untuk 3 Raperda merupakan inisiatif DPRD Tubaba diantaranya:

  1. Raperda tentang Penanggulangan Kebakaran.
  2. Raperda tentang Usaha Mikro Kecil dan Menengah
  3. Raperda tentang Lembaga Adat

4 Raperda usulan eksekutif diantaranya:

  1. Perubahan atas Perda nomor 11 tahun 2017 tentang RPJMD Kabupaten Tubabatahun 2017-2022.
  2. Raperda tentang Pemilihan, Pengangkatan, dan Pemberhentian Kepalo Tiyuh.
  3. Reperda tentang Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah.
  4. Raperda Pemajuan Kebudayaan Daerah.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar