#Infrastruktur#masjid

DPRD Nilai Pembangunan Masjid Agung Mesuji Lelet

( kata)
DPRD Nilai Pembangunan Masjid Agung Mesuji Lelet
Komisi III DPRD Mesuji meninjau pembangunan Masjid Agung, Kamis, 8 Juli 2021. Lampost.co/Ridwan Anas


Mesuji (Lampost.co) -- Komisi III DPRD Kabupaten Mesuji memantau kinerja pembangunan Masjid Agung dan area wisata religi di Desa Wirabangun, Kecamatan Simpang Pematang. Hasilnya, progres pembangunan baru tahap 20%.

DPRD meminta, progres pembangunan dievaluasi dan diperbaiki kembali. 

"Jangan sampai progres kerja terhambat. Awal Agustus kami akan pantau kembali," jelas Ketua DPRD Mesuji, Elfianah, Kamis 8 Juli 2021.

Baca: Mesuji Wajibkan Pendatang Tunjukkan Hasil Swab Antigen

 

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Mesuji, Paruki mengatakan, sisa waktu pengerjaan tinggal tujuh bulan. Ia berharap, proses pembangunan bisa lebih gesit dan berkualitas.   

"Seharusnya dengan waktu enam bulan itu pekerjaan sudah selesai lebih dari 40 persen," tutur Parsuki. 

Wakil Komisi III, Mulyadi pun mengutarakan hal yang sama. Dirinya menegaskan bangunan masjid dan komplek wisata religi ini harus segera terwujud. 

"Anggaran sudah terlalu banyak, jangan sampai itu jadi sia sia. Targetnya, Februari 2022 kerjaan ini harus selesai," tegas dia. 

Sementara itu, Kepala Dinas Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Mesuji, Murni berjanji akan mengawal proses pembangunan agar lebih baik. 

"Pengembang harus bekerja sesuai progres," kata dia.  

Proses pembangunan Masjid Agung Mesuji disebut mengalami perubahan perencanaan. Mulai dari pengerjaan jalan evakuasi yang hilang dan dialihkan ke penambahan tanah untuk penimbunan, hingga jumlah tiang pancang yang semula sebanyak 60 tiang kini mengalami penambahan.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar