#plazaliving#beritalampung

DPRD Nilai Embung di Plaza Living Tak Bisa Antisipasi Banjir

( kata)
DPRD Nilai Embung di Plaza Living Tak Bisa Antisipasi Banjir
Proses land clearing pembangunan Plaza Living Lampung. Lampost.co/Deta


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandar Lampung menilai pembuatan embung di lokasi pembangunan Plaza Living belum bisa mengantisipasi banjir. Sebab, lokasi itu kedepannya akan menjadi bangunan permanen pusat perbelanjaan modern. 

Anggota DPRD Kota Bandar Lampung, Benny HN Mansyur, mempertanyakan manfaat dari embung yang dibangun menjadi 3.000 kubik. 

"Apakah penambahan volume embung itu bermanfaat," ujar Benny, Senin, 5 Juli 2021. 

Menurut dia, fungsi embung hanya bersifat sebagai tempat penampungan air sementara. Namun, saat debit air hujan berlebih, maka saluran air akan dibuka ke aliran luar yaitu sungai.  

"Yang harus menjadi perhatian bersama adalah aliran dari hulu sungai dan harus dipertimbangkan dari pemerintah dan pengembang. Jangan sampai pembangunan ini berakibat buruk terhadap warga," kata dia.  

Selain itu juga, anggota legislatif menyarankan agar adanya perjanjian antara pengembang dan Pemkot, untuk menjamin dampak buruk ke depan. "Itu untuk mengetahui tanggungjawab kedua pihak dimana saja, terutama saat terjadi banjir, jangan sampai malah lepas tangan," kata Ketua Fraksi Golkar itu.  

Dia mengaku DPRD tidak ingin menghambat investasi. Namun, pihaknya tidak ingin investasi yang masuk justru merugikan warga.  

"Sekarang baru tahap land clearing, makanya sebelum dibangun kaji ulang bersama. Pertama merubah masterplan. Dilihat lagi sebelum pembuatan pondasi bangunan, selanjutnya kemauan Pemkot menyelesaikan persoalan ini," katanya.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar