#demamberdarah#dprdmetro

DPRD Metro: Jangan Abaikan DBD di Masa Pandemi Covid-19

( kata)
DPRD Metro: Jangan Abaikan DBD di Masa Pandemi Covid-19
Anggota Komisi II DPRD Kota Metro, Yulianto . Lampost.co/Bambang Pamungkas


Metro (Lampost.co) -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro meminta masyarakat dan Dinas Kesehatan tidak mengabaikan bahaya wabah demam berdarah dangue (DBD) ditengah pandemi covid-19. 

Perkembangbiakan nyamuk DBD sangat tinggi ditengah pergantian musim. Apalagi nyamuk DBD dapat bertelur ditempat-tempat yang bersih. 

Anggota Komisi II DPRD Kota Metro, Yulianto, mengatakan tenaga kesehatan (nakes) harus tetap mewaspadai sebaran wabah DBD ditengah pandemi covid-19. 

"Saya kira fokus itu tetap dipertahankan. Namun, jangan sampai melupakan wabah yang memang sudah lama dan kerap terjadi. Apalagi kasus kematian akibat wabah DBD ini tidak sedikit. Bahkan, masa inkubasinya juga terbilang cepat," kata dia, Selasa, 29 Juni 2021. 

Dia menjelaskan, gejala yang terjadi pada penderita DBD dan covid-19 sedikit memiliki kemiripan.

"Ini menjadi perhatian semua, supaya tidak abai terhadap kebersihan lingkungan. Penanganannya juga harus sama seriusnya, tidak boleh dibeda-bedakan untuk antara pasien covid-19 dan pasien DBD," ujarnya. 

Untuk itu, tenaga kesehatan di Metro diharapkan tetap mewaspadai bahayanya wabah DBD. Jangan sampai terlalu fokus pada penanganan covid-19, tetapi justru terjadi lonjakan kasus DBD. "Pasien ini sama-sama membutuhkan perawatan intensif," kata dia. 

Dengan demikian, Dinas Kesehatan juga tetap melakukan sosialisasi keliling ke tingkat kelurahan, RW/RT. "Masa-masa seperti ini sangat rentan terhadap kekebalan imunitas tubuh. Kedua wabah ini belum ada obatnya, hanya saja diminta untuk meningkatkan imunitas dan daya tahan tubuh agar tidak terjangkit," kata dia.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar