#dprd#percepatpembangunan

DPRD Metro Dorong Pemerintah Lakukan Percepatan Pembangunan 

( kata)
DPRD Metro Dorong Pemerintah Lakukan Percepatan Pembangunan 
DPRD Metro Dorong Pemerintah Lakukan Percepatan Pembangunan. (Foto:Lampost/Bambang Pamungkas)


Metro (Lampost.co)--Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro mendorong pemerintah kota setempat melakukan percepatan pembangunan di APBD murni tahun 2022. 

Wakil Ketua I DPRD Kota Metro, Basuki mengatakan, jika melihat situasi dan kondisi yang terjadi saat ini, maka pihaknya meminta Pemkot Metro agar melakukan percepatan pembangunan. 

"Saat ini memang masih banyak keluhan masyarakat yang belum terselesaikan. Sampai hari ini masih banyak yang belum terealisasi, sementara kita akan membahas KUA-PPAS APBD Perubahan. Pasti nanti akan kita tanyakan, pembangunan di Metro sudah berapa persen yang dilaksanakan," kata dia, Rabu, 10 Agustus 2022. 

Basuki tetap berupaya untuk mendorong percepatan pembangunan dan menanyakan sebatas mana persentase kerja sampai saat ini di anggaran APBD murni tahun 2022. 

"Artinya jangan lagi ada alasan soal cuaca dan hal belum terprogram. Kita tinggal melaksanakan dan bisa mengestimasi mana saja yang bisa di jalankan. Jika itu tidak selesai maka di bawalah ke APBD perubahan," tambahnya. 

Pria yang merupakan Ketua Fraksi PDIP Kota Metro tersebut meminta jangan lagi alasan waktu yang mepet, sehingga memunculkan kualitas pembangunan yang tidak maksimal. 

"Kita harus bisa menjaga yang seperti itu dan progres harus dicapai dalam satuan dan kesatuan rencana pembangunan. Bagaimana drainase, jalan lingkungan dan penataan pembangunan yang memang dalam kondisi rusak. Sarannya seperti itu," pintanya. 

Tak hanya itu, Basuki juga menyarangkan Pemkot Metro dan OPD agar bisa menggaet anggaran APBN agar bisa terserap sebanyak mungkin. 

"Perlu juga menyerahkan proposal ke pusat sesuai dengan bidang, program apa saja. Jadi ketika pembahasan APBN dalam hal penganggaran kita akan diprioritaskan. Baru nanti kita jemput, dan pemerintah juga harus aktif menjemput APBN, anggaran pusat maupun Kementerian," ungkapnya.

"Seperti PUTR, perekonomian, kesejahteraan masyarakat. Banyak dana-dana itu dan sebelumnya tentu perlu adanya pengajuan," lanjutnya. 

Dia menyebut, bagaimana pemerintah pusat untuk memberikan anggaran jika di daerah tidak memberikan proposal atau pengajuan lainnya. 

"Siapa yang mau ngasih kalau kita tidak meminta. Jadi OPD semua harus punya program dan Metro ini sudah memiliki tim percepatan pembangunan dan itu harus di capai," kata dia. 

Wakil Ketua Dewan ini juga menilai Metro ini sangat layak jika harus ada pembangunan Mega Proyek, karena Metro ini merupakan kota percontohan di Provinsi Lampung.

"Kita tidak bisa mengandalkan APBD saja. Metro ini sangat perlu adanya Mega proyek. Karena kita ini kota kedua yang ada di Provinsi Lampung, kita mampu dan harus ligat untuk itu. Kita tidak bisa diam saja," kata dia. 

"Kami menyarankan pihak Wali Kota dan OPD semua untuk aktif dalam menjalankan slogan percepatan pembangunan. Sehingga, DPRD sebagai parlemen tentunya siap untuk mendukung itu semua," ujarnya. 

Dia juga berhak bertanya sejauh apa program yang sudah terlaksana. 

"Kita bicara soal itu. Kita tetap bersinergi untuk menuju kota yang berkelanjutan. Kita juga jangan alergi untuk menerima kritik dan saran. Jadi memang harus dijalankan, kontitusi harus dijalankan. Apapun persoalannya harus dijalankan apalagi sudah diprogramkan maka harus tetap berlanjut," pungkasnya. 

Sri Agustina








Berita Terkait



Komentar