#infrastruktur

DPRD Lampura Kritisi Proyek Jembatan Gantung Muara Sungkai Gagal Tender

( kata)
DPRD Lampura Kritisi Proyek Jembatan Gantung Muara Sungkai Gagal Tender
Anggota DPRD Lampura Wansori (kiri). Lampost.co


Kotabumi (Lampost.co) -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung meminta Sekretaris Kabupaten (Sekkab) mengevaluasi Satuan Kerja (Satker) terkait kegagalan tender sejumlah paket pekerjaan di lingkup pemkab setempat.

Anggota DPRD Lampura, Wansori mengatakan, salah satu pekerjaan yang gagal tender yakni pembangunan jembatan gantung Way Rarem dengan anggaran sekitar Rp1,3 miliar. Pihaknya mengkritisi OPD terkait yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR), dan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Kabupaten Lampung Utara. Pasalnya, sebelumnya sudah ada dua yang gagal tender.

"Ya, kita minta beliau (sekda) mengevaluasi satker tersebut. Sebab, saat ini masyarakat sangat membutuhkan karena keadaan selama ini minim bahkan tak ada pembangunan, ini sudah ada kok dapat gagal," kata Wansori, Senin, 22 November 2021.

Apalagi, menurutnya, telah ada dua yang mengalami kegagalan yang berasal dari dana alokasi khusus (DAK). Ia menilai saat ini Lampura sangat membutuhkan pembangunan di tengah kondisi minim kegiatan selama ini. Khususnya di bidang fisik sehingga membutuhkan sinergi yang baik antar semua lini.

"Kita cukup menyayangkan, oleh karenanya mereka (satker) harus dievaluasi. Sebab, masyarakatlah yang sangat dirugikan apalagi disini sedang gencar-gencarnya membangun," terangnya.

Berdasarkan informasi diterima pihaknya, kegagalan itu salah satu penyebabnya adalah masalah perbup harga satuan yang tengah digodok saat ini.

"Jadi aspirasi masyarakat itu kita prioritaskan di tahun mendatang sebab mendesak, sehingga kita proyeksikan di tahun 2022 akan dilaksanakan, kalau terkendala administrasi semisal perusahan atau rekanannya ya kita ganti. Begitu pun sebaliknya, satker salah harus dievaluasi," jelasnya.

Winarko







Berita Terkait



Komentar