#pemprovlampung

DPRD Lampung Minta Pemprov Maksimalkan Perbaikan Infrastruktur pada 2023

( kata)
DPRD Lampung Minta Pemprov Maksimalkan Perbaikan Infrastruktur pada 2023
Fraksi NasDem sedang sampaikan pandangan umum pada sidang paripurna pembicaraan tingkat I dalam rangka pemandangan umum fraksi DPRD Lampung terhadap Raperda APBD Provinsi Lampung tahun 2023, Selasa, 25 Oktober 2022.


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung mendorong Pemerintah Provinsi Lampung dapat memaksimalkan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2023. 

Juru Bicara Fraksi Nasdem, Asih Fatwanita, menjelaskan APBD 2023 harus dapat dimaksimalkan untuk perbaikan infrastuktur jalan di Lampung.

"Pemorov harus dapat mengantisipasi gagalnya pinjaman PT. SMI yang akan digunakan untuk perbaikan infrastruktur," kata Asih, saat sidang paripurna dalam rangka pandangan umum fraksi DPRD Lampung terhadap Raperda APBD Lampung 2023, Selasa, 25 Oktober 2022. 

Dia menilai keberadaan infrastruktur yang memadai sangat penting guna mendukung pemulihan ekonomi masyarakat usai dilanda pandemi Covid-19.

"Pembangunan infrastruktur jalan yang memadai untuk mewujudkan biaya angkut logistik yang lebih kooperatif, meningkatkan daya saing investasi, menciptakan lapangan pekerjaan dan menciptakan kawasan ekonomi baru," katanya.

Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lampung, Lesty Putri Utami, meminta Pemprov Lampung dapat mengoptimalkan APBD 2023 untuk perbaikan infrastruktur jalan.

"Jalan salah satu hal yang dapat menunjang perekonomian daerah, terlebih menindaklanjuti pinjaman dana Pemprov Lampung sebesar Rp569 miliar kepada PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) yang dinyatakan gagal," katanya. 

Dari gagalnya usulan pinjaman tersebut, Pemprov hanya bisa mengandalkan APBD dengan maksimal. 

"Perlu ada strategi dan upaya dari Pemprov Lampung untuk menghadirkan pembangunan infrastruktur terutama jalan yang lebih efektif dan berkelanjutan," kata Lesty.

Pemprov Lampung mengusulkan anggaran Rp2 triliun untuk perbaikan infrastruktur. Namun, dana tersebut dinilai belum mencukupi untuk melakukan perbaikan seluruh jalan yang rusak.

"Kami harapkan APBD dapat meningkatkan kemandirian daerah dengan semakin memperbesar peranan pendapatan asli daerah (PAD) sebagai sumber pembiayaan utama dalam berbagai sektor," katanya. 

Effran Kurniawan








Berita Terkait



Komentar