#pemkablambar#lampungbarat

DPRD Lambar Mempertanyakan Target PAD Pemkab 2023 yang Turun

( kata)
DPRD Lambar Mempertanyakan Target PAD Pemkab 2023 yang Turun
Rapat paripurna DPRD Lambar dengan agenda penyampaian pandangan fraksi atas rancangan Perda APBD 2023, Selasa, 1 November 2022. Dok Sekretariat Dewan


Liwa (Lampost.co) -- Ketua Fraksi PKS DPRD Lampung Barat, Nopiyadi, mempertanyakan target pendapatan asli daerah (PAD) Pemkab 2023 yang menurun signifikan, yaitu Rp8,7 miliar.

Padahal, sumber PAD harus mampu menyumbang lebih dari bantuan lainnya, seperti subsidi dan bantuan.  Untuk itu, perlu langkah konkret secara maksimal.

“Kemudian upaya meningkatkan pelayanan perizinan khususnya perizinan modal dengan menyederhanakan proses perizinan tetapi tidak melanggar aturan yang berlaku,” kata Nopi, Selasa, 1 November 2022.

Selain itu, dia juga mempertanyakan belanja tidak terduga (BTT) yang turun signifikan. Sebab, dia menilai dana BTT itu dapat digunakan untuk kepentingan mendesak seperti penanganan bencana. Apalagi Lambar sebagai wilayah rawan bencana.

Sementara itu, Ketua Fraksi Golkar, Ismun Zani, meminta Pemkab melakukan langkah konkret melalui OPD terkait soal penanganan musibah akibat bencana alam di sejumlah titik. Sebab, hal itu menghambat ekonomi masyarakat.

“Pemkab juga tidak mengambil bagian untuk mengikuti kegiatan Lampung Fair. Padahal kegiatan ini memiliki nilai positif terutama dalam promosi potensi UMKM di Lambar,” ujarnya.

Effran Kurniawan








Berita Terkait



Komentar