#dpo#serahkandiri#bobotoh#persib

DPO Pelempar Bus Suporter Persib Diminta Serahkan Diri

( kata)
DPO Pelempar Bus Suporter Persib Diminta Serahkan Diri
dok Lampost.co

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Sebelas motor milik terduga oknum pelempar bus suporter Persib Bandung, hingga Rabu, 28 Agustus 2019.

 

Motor tersebut hingga saat ini belum diambil, lantaran pada pemiliknya diduga terlibat pada aksi vandalisme tersebut. Bahkan sudah dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka.

 

Ternyata terdapat beberapa stiker mengenai "Persija Jakarta" menempel di motor-motor tersebut.

 

Misalnya, di motor jenis Satria FU BE 3328 OF, terdapat stiker warna hijau dengan tulisan "Lampung juga Persija" di bagian dashboard.

 

Kemudian di motor  Yamaha Mio BE 5844 FJ terdapat beberapa stiker Seperti "Crazy 1928 Orange Metro Lampung"  Big Family The Jack  Metro Lampung, dan The Jakmania Way Ratai Lampung.

 

Selanjutnya di Honda Beat BE 8847 NY terdapat stiker gue Persija SMK  Ma'arif Purbolinggo. Kemudian pada Honda Beat 3203 FI terdapat stiker "Persija Jaya Raya" di kepala motor tersebut.

 

Stiker-stiker tersebut menegaskan kalau para pelaku memang merupakan The Jakmania asal Lampung dari berbagai daerah.

 

Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Rossef Efendi mengatakan, apakah mereka sudah dipastikan sebagai suporter the Jack, ia belum bisa menegaskan.

 

"Sementara masih kita dalami, bisa saja ini oknum," ujarnya, Rabu, 28 Agustus 2019.

 

Rossef pun memberikan ultimatum agar para pelaku yang menjadi daftar pencarian orang, segera menyerahkan diri. Karena, seluruh identitas terduga sudah dikantongi. Jika masih melarikan diri, Tindakan tegas bakal diambil, bakan ancaman pidana pun lebih besar.

Namun ia tak memaparkan identitas dan jumlah oknum yang sudah masuk ke daftar pencarian orang tersebut.

 

"Kami harap kooperatif dan segera menyerahkan diri," katanya.

 

Diberitakan sebelumnya, Satreskrim Polresta Bandar Lampung akhirnya menetapkan Aldian Rahmat (19), warga jalan Taruna, Merak Batin, Natar, yang berprofesi sebagai kenek Mobil gas Elpiji, dan M. rafindo (22) warga Gedong Tataan, Pesawaran, sebagai tersangka atas pelemparan bus Suporter Persib Bandung pada Minggu sore, 25 Agustus 2019.

 

Ulah para oknum suporter tersebut, dilakukan sekitar pukul 16.00 WIB, sebelum laga Perseru Badak Lampung vs Persib Bandung dimulai di Stadion Sumpah Pemuda.

 

Kejadian bermula pada Minggu, 25 Agustus 2019, pukul 13.00 wib, para pelaku berkumpul di masjid Alfalah dan memarkirkan kendaraan. Selanjutnya, rombongan yang mengaku pendukung persija sebanyak 20 orang  berjalan menuju simpang diperempatan  jalan Riyacudu menunggu bus rombongan Sporter Persib.  S

ekitar pukul 16.00 bus melintas dan langsung dilempari batu oleh beberapa orang tersebut. 2 orang Pelaku dapat diamankan. Korban yang terkena lemparan, yakni Rizky Rianto (19), warga Serang Baru, mengalami luka di dagu telinga dan lengan. Kendaraan yang dilempar yakni Bus Bukit Barisan BE 2836 CU yang dikemudikan Hendrik Syah, rusak pada bagian kaca kanana, ada 5 kaca yang pecah.

 

Kemudian bus  Bukit Barisan Be 2411 AU terkena di bagian depan kanan, dan hanya 1 kaca yang pecah.

Asrul Septian Malik



Berita Terkait



Komentar