#pemdes#lampungselatan

DPMD Lamsel Nilai Penunjukan Istri Kades Kalirejo Jabat Plt Kasi Pemerintahan Tidak Sesuai Aturan

( kata)
DPMD Lamsel Nilai Penunjukan Istri Kades Kalirejo Jabat Plt Kasi Pemerintahan Tidak Sesuai Aturan
Ilustrasi perangkat desa. (Antara Foto/Wahyu Putro A)


Kalianda (Lampost.co) -- Upaya Pemerintah Desa Kalirejo, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, menunjuk istri kepala desa (Kades) sebagai pelaksana tugas (Plt) kasi pemerintahan desa dinilai tidak sesuai aturan. Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Lamsel, Dicky Yuricky.

Dia mengaku pengangkatan istri kades sebagai Plt kasi pemerintahan desa itu tidak sah di mata hukum. Sebab, tidak ada regulasi yang mengatur pengangkatan Plt perangkat desa dari luar perangkat desa.

"Enggak boleh itu. Kalau mau mengangkat Plt perangkat desa harus dari perangkat desa dong. Misal, jabatan sekretaris desa kosong, lalu yang mengisi kekosongan ya harus dari perangkat desa, seperti Kaur, Kasi, atau Kadus. Tidak boleh kalau istri Kades itu sendiri," kata dia melalui  telepon, Kamis, 1 September 2022.

Baca juga: Kades Kalirejo Lamsel Bantah Usulkan Istri Jadi Kasi Pemerintahan

Dicky menjelaskan secara aturan tidak ada larangan seorang istri Kades atau Ketua TP PKK Desa diusulkan menjadi perangkat desa. Hanya secara etika, upaya tersebut tidak baik.

"Kuranglah, kalau istrinya diusulkan jadi kasi pemerintahan desa. Istri kades itu kan ketua TP PKK desa. Kurang elok kalau merangkap perangkat desa. Di samping itu, administrasi harus dilengkapi juga," kata dia.

Sebelumnya, Pemerintah Desa Kalirejo mengusulkan nama istri kades untuk mengisi jabatan Kasi Pemerintahan.  Bahkan, pengusulan tersebut tanpa melalui penjaringan yang transparan.

"Istri saya itu hanya sebagai Plt Kasi Pemerintahan untuk mengisi kekosongan sementara. Setelah itu baru kami menjalankan penjaringan calon kasi yang definitif,” kata dia.

Budi mengatakan, ada dua nama yang diusulkan untuk mengisi kekosongan perangkat desa tersebut. Selain nama istrinya, dia juga mengusulkan nama M. Sobari sebagai sekretaris desa (Sekdes). 

Wandi Barboy








Berita Terkait



Komentar