#blt#bantuansosial#beritalamsel

DPMD Lamsel akan Panggil Kades Kecapi Terkait Pemotongan Dana BLT-DD

( kata)
DPMD Lamsel akan Panggil Kades Kecapi Terkait Pemotongan Dana BLT-DD
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Lampung Selatan Rohadian. Lampost.co/Aan Kridolaksono

Kalianda (Lampost.co): Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Lampung Selatan Rohadian akan memanggil kepala Desa Kecapi, Kecamatan Kalianda terkait dugaan pungutan liar (pungli) terhadap keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD)  tahun 2020.

"Secepatnya akan kita panggil Kades Kecapi Ridwansyah bersama aparatur desa lainnya untuk dimintai keterangan. Apakah itu terkoordinir atau oknum," kata Rohadian kepada Lampost.co, Selasa, 15 September 2020.

Menyoal aparatur desa Kecapi yang menerima BLT-DD, Rohadian menjelaskan sudah ada ketentuan dan kriteria KPM BLT DD. Sehingga aparatur desa seperti kepala dusun tidak diperkenankan menerima bantuan sosial terdampak Covid-19. Sebab, pendapatan atau insentif aparatur desa setingkat Kadus sudah dianggap cukup. 

Berita terkait: Warga Desa Kecapi Keluhkan Pemotongan Dana BLT DD

"Memang kriteria penerima BLT-DD itu tidak menyebutkan jabatan. Namun, sudah tidak selayaknya perangkat desa setingkat kadus terima BLT, karena mereka sudah mendapat insentif dan siltap," ujar Rohadian. 

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar