#amerikaserikat #joebiden #donaldtrump #pilpresAS2020

Donald Trump Klaim Menangkan Pemilu Presiden

( kata)
Donald Trump Klaim Menangkan Pemilu Presiden
Presiden AS Donald Trump mengklaim menang pilpres AS. AFP


Washington (Lampost.co) -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara tidak langsung mengklaim dirinya sudah memenangkan pemilihan presiden. Padahal masih ada beberapa wilayah kunci yang masih melakukan penghitungan suara.

Tidak hanya itu, Donald Trump juga mendorong tuduhan tak berdasar tentang "kecurangan" dalam pemilihan presiden. Dia saat ini tertinggal dari lawannya, Joe Biden, dengan beda suara 225 untuk Biden dan 213 untuk Trump.

"Ini adalah penipuan terhadap publik Amerika. Ini memalukan bagi negara kita,” kata Presiden Trump di Gedung Putih, seperti dikutip Guardian, Rabu 4 November 2020.

Trump menambahkan, “Kami bersiap-siap untuk memenangkan pemilihan ini. Terus terang, kami memenangkan pemilihan ini."

Politikus berusia 74 tahun itu belum memenangkan pemilihan kembali hingga saat ini dan negara bagian penting, seperti Michigan, Pennsylvania, dan Wisconsin masih terlalu dini untuk mendapatkan hasil akhir.

Berita terkait: Biden Menegaskan Pilpres AS Berakhir jika Semua Suara Dihitung

Presiden berjanji akan memperjuangkan hasil pemilu di Mahkamah Agung. “Kami akan pergi ke Mahkamah Agung AS. Kami ingin semua pemungutan suara dihentikan,” kata Trump.

Petugas pemilu di negara bagian utama terus menghitung surat suara yang valid dan proses itu dapat berlanjut selama berhari-hari.

Singkatnya, Donald Trump mencoba menyatakan kemenangan dalam pemilihan presiden, bahkan ketika negara-negara bagian yang paling penting di medan pertempuran masih terlalu dekat untuk dipanggil.

Ini adalah skenario mimpi buruk yang ditakuti banyak reporter dan ahli strategi politik: presiden berusaha menabur keraguan tentang keabsahan pemilu karena hasil pemilu mulai menjauh darinya.

Dengan risiko menyatakan hal yang sudah jelas: masih banyak surat suara sah yang tersisa untuk dihitung di negara bagian utama, seperti Michigan, Pennsylvania, dan Wisconsin. Pemilih di negara bagian tersebut akan menentukan pemenang pemilihan presiden.

Trump tidak memiliki kemampuan untuk menyatakan diri sebagai pemenang secara sepihak. Penghitungan suara hingga saat ini masih berlanjut.

Medcom







Berita Terkait



Komentar