#TRUK#SAMPAH#LAMPUNG

DLH Provinsi Tidak Bisa Intevensi Pemkab/Pemkot Ganti Truk Sampah Bobrok

( kata)
DLH Provinsi Tidak Bisa Intevensi Pemkab/Pemkot Ganti Truk Sampah Bobrok
Bak truk bolong di semua sisi namun dipaksa untuk tetap beroprasi. Lampost.co/Putri Purnama


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Lampung memastikan untuk melakukan pengawasan dan pengecekkan kondisi truk sampah. Meski begitu, DLH Provinsi tidak bisa mengintevensi atau memaksa pemerintah kabupaten/kota mengganti armada yang sudah tidak layak pakai alias bobrok.

Kepala DLH Provinsi Lampung Emilia Kusumawati mengatakan pengawasan dilakukan untuk memastikan kondisi truk aman dan layak digunakan. Sebab, penggunaan truk sampah cukup berat karena mengangkut beban lebih dari lima ton per harinya.

"Pengawasan seperti imbauan kami lakukan terlebih untuk truk sampah yang dimiliki pemerintah kabupaten/ kota. Karena memang secara spesifik sampah rumah tangga menjadi tanggung jawab per kabupaten/ kota," kata Kadis DLH, Emilia Kusumawati, Jumat, 16 September 2022.

Dia menjelaskan telah  bersurat ke pemerintah kabupaten/ kota untuk mengganti truk sampah yang rusak atau tidak layak pakai dan masih digunakan. “Semua merupakan keputusan pemerintah kabupaten/kota. Kami prinsipnya berikan imbauan saja, tapi terkait pembaruan truk, itu menggunakan alokasi pemerintah kabupaten/kota masing-masing," kata dia.

Menurutnya, harga satu dump truk sampah berkisar Rp130 juta hingga Rp150 juta. "Alokasi nilai satu dump truk, dan pemerintah kabupaten/kota yang menentukan kapan harus beli baru. Kami prinsipmya berikan imbauan saja," kata dia.

Deni Zulniyadi








Berita Terkait



Komentar