#limbah#pencemaran

DLH Lamsel Sebut Pesisir Pantai Tercemar Kotoran Hitam Diduga Aspal

( kata)
DLH Lamsel Sebut Pesisir Pantai Tercemar Kotoran Hitam Diduga Aspal
Warga menunjukkan tumpahan limbah minyak yang tercecer di pesisir pantai Sebalang Katibung, Lampung Selatan, beberapa waktu lalu. Antara Foto/Ardiansyah


Kalianda (Lampost.co) -- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lampung Selatan menyatakan hampir semua pesisir pantai di Lamsel mulai dari pantai Sebalang hingga pelabuhan Bakauheni tercemar kotoran hitam diduga aspal.

"Kami bersama tim dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sudah turun ke lapangan untuk mengecek pesisir pantai yang tercemar diduga aspal. Tapi, untuk berapa luasannya kami tidak tahu persisnya,"ujar Kabid Penata dan Peningkatan Kapasitas DLH Lamsel, Efran Kurniawan, Kamis, 16 September 2021.

Baca juga: Cagar Alam Laut Lampung Tercemar Limbah Aspal

Menurut dia, pihak DLH Lampung Selatan hanya mengecek pesisir pantai tercemar limbah. Sementara, pihak KLHK mengambil sampelnya untuk dicek laboratorium.

"Sejauh ini, kami tidak tahu dari mana asal limbah tersebut. Sebab, persoalan ini menjadi kewenangan DLH Provinsi Lampung,"katanya.

Di lain pihak, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lampung Selatan, Rini Ariasih, mengatakan pencemaran limbah di pesisir pantai tentu sangat mengganggu keindahan pantai.

"Tapi, pihak pengelola pariwisata pantai telah membersihkan limbah tersebut. Kendati demikian, limbah yang menyerupai pantai terus datang. Karena, kami pun tidak tahu limbah tersebut dari mana asalnya,"ujar dia.

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar