#korupsi#pemkot

DLH Bandar Lampung Akui tak Punya Data Retribusi Kebersihan

( kata)
DLH Bandar Lampung Akui tak Punya Data Retribusi Kebersihan
Kepala DLH Bandar Lampung, Budiman PM. Lampost.co/Umar Robbani


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bandar Lampung mengaku tidak memiliki data induk retribusi kebersihan sehingga menjadi celah kebocoran anggaran dalam penarikan retribusi.

Kepala DLH Bandar Lampung, Budiman PM mengungkapkan telah meminta tanggung jawab pihak Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebersihan selaku pengelola. Ia telah memerintahkan pihak terkait untuk melakukan pendataan data induk retribusi tersebut.

"Inilah yang saya benahi. Saya minta kepala UPT untuk bertanggung jawab sehingga potensi kecamatan terdata. Nanti kami buatkan potensinya," kata dia, Selasa, 30 Agustus 2022.

Baca: Retribusi Sampah DLH Bandar Lampung Diduga Dikorupsi selama Tiga Tahun

 

Ia mengeklaim telah melakukan pembenahan pada sistem pemungutan retribusi. Dinas telah membuat karcis penarikan retribusi dan id card baru bagi para petugas.

Penarikan dilakukan petugas dengan dilengkapi surat perintah tugas dari UPT di 20 kecamatan. Kemudian, UPT akan menyetorkan hasil retribusi ke bendahara dinas.

"Sementara tagihan retribusi yang menggunakan Surat Ketetapan Retribusi Daerah (SKRD). Pembayaran pun dilakukan langsung ke bank," jelasnya.

Pada 2022, retribusi pengelolaan samoah ditargetkan mencapai Rp13 miliar. Hingga saat ini, menurutnya baru mencapai Rp6 miliar.

Sementara itu, terkait dugaan korupsi retribusi sampah pada tiga tahun terakhir, Budiman mengaku akan koperatif. Pihaknya mendukung dan akan membantu jika pihak kejaksaan membutuhkan keterangan.

Sobih AW Adnan








Berita Terkait



Komentar